Tak Ada WC Helicopter di Cikini, Jika Ada Harus di Bongkar

Jakarta, sketsindonews – Kelurahan Cikini yang dipilih dalam ikut lomba Kota Tingkat Nasional mewakili DKI Jakarta yang titik lokasinya berada di RW 03 Poktan Sehati Kelurahan Cikini dalam pembahasan pada tingkat rapim mencuat setelah adanya laporan Asisten Kesra Kota Jakarta Pusat Fahmi masih adanya WC Helicopter yang bertengger menjorok kekali.

Walikota Jakarta Pusat Mangara Pardede menegaskan, kalo benar itu adanya harus dibongkar, “masak iya di Jakarta pusat masih ada WC Helicopter” seperti itu dengan senyum candanya sambil cerita anekdot WC Helikopter dihadapan peserta rapim tadi pagi. (12/9).

Apalagi itu untuk persiapan tingkat Nasional lomba Kota Sehat tingkat Nasional. Untuk itu dirinya meminta Kasudin Kebersihan dan Sudin PPAP meninajau lokasi serta solusi WC Helicopter seperti yang di lakukan di Kelurahan Menteng dengan konsep Ipal dari Kementrian PUPR (Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat, tegas Mangara.(12/9)

Sementara Lurah Cikini Ati Mediana saat meninjau lokasi WC Helicopter yang disebut Asisten Kesra Fahmi menunjukan kepada sketsindonews.com saya merasa bingung, ini kan MCK namanya apakah ini yang disebut WC Helicopter tanyanya.

Diakuinya MCK diwilayahnya ada 7 titik yang keberadaannya ada di pinggiran kali dengan pembuangan langsung kekali Ciliwung dengan pipanisasi.

Ini tidak bisa dibongkar karena memang warga sangat memerlukan keberadaan MCK yang menjadi kebutuhan warga sekitar RW 03, sementara kesulitan MCK lahan pembuatan spitenk pun tak ada space tanah karena betonisasi disetiap MCK, terangnya.

Hal senada Camat Menteng Paris Lembong membenarkan bahwa banyak MCK yang bertengger sepanjang kali, namun hal ini masih banyaknya warga yang membutuhkan MCK tersebut, jika hal ini dilakukan penertiban maka kita akan kesulitan dengan lahan peganti terkait MCK plus, ujarnya.

Sementara Agus Yani Ketua Poktan Sehati menyatakan, MCK ini sudah berdiri sejak tajun 2008 bagi kebutuhan warga, sementara MCK ini berdekatan dengan lahan poktan Sehati dengan luas 5 x 10 M yang kini bersama Lurah Cikin Ati Mediana melakukan pentaaan lokasi Poktan, ucapnya.

Kami telah lakukan penutupan pipa warga untuk tidak terlihat pembuangan ke kali. Tapi kalo MCK Helicopter yang dimaksud tak ada itu, yang ada MCK yang berdekatan dengan Poktan Sehati yang harus diperbaiki dalam merubah estetika lingkungan.

Agus menambahkan, kalo bicara MCK pinggir kali semua wilayah juga sama warga yang menggunakan hajat yang langsung ke kali sebut saja dari mulai Menteng, Pegangaan, Kwitang, dan Kenari masih banyak memiliki MCK jenis yang sama.

Jadi kalo mau di bongkar semua MCK pingir kali harus dibongkar, bukan hanya milik RT 017/RW 03 di Kelurahan Cikini, sehingga tidak menimbulkan iritasi warga, tandasnya.

Yang jelas ini tak bisa dibongkar, bisa hanya dengan cara memperbaiki MCK tersebut agar tidak kesan kumuh karena berdekatan dengan Poktan Sehati yang menjadi titik lomba kota sehat, tutup Agus.

reporter : nanorame