Home / Opini / Uchok CBA: DPR Lebih Senang Jalan-jalan Daripada Tingkatkan Kerja
Gambar Ilustrasi. (Sumber: Poskota)

Uchok CBA: DPR Lebih Senang Jalan-jalan Daripada Tingkatkan Kerja

Jakarta, sketsindonews – Direktur Center For Budget Analysis (CBA) Uchok Sky Khadafi sebut bahwa fungsi legislasi DPR rendah. Hal tersebut dilihat sejak tahun 2014 hingga 2017 hanya menyelesaikan 26 Undang-undang.

“Bisa dikatakan DPR itu sangat pemalas bila dilihat dari rendahnya fungsi legislasi mereka,” ujar, Uchok melalui siaran pers, Selasa (27/11).

Menurutnya, meskipun fungsi legislasi DPR rendah, tetapi kalau untuk program jalan-jalan atau perjalanan dinas tidak pernah rendah, atau sampai titik nol.

“Malahan program jalan jalan DPR itu tiap tahun tinggi, tinggi sekali anggaran yang sudah dihabiskan,” katanya.

Dari tahun 2014 sampai 2017, lanjutnya, dalam catatan CBA, realisasi anggaran perjalan dinas DPR habis sebesar Rp.2,7 triliun.

“Benar-benar tidak masuk akal sehat, selama 4 tahun, triliunan uang rakyat bisa ludes hanya untuk program jalan jalan,” ujarnya.

Dari total realisasi anggaran sebesar Rp.2 7 triliun ini, dipaparkan bahwa untuk jalan-jalan atau perjalanan dinas dalam negeri, menghabiskan anggaran sebesar Rp.1.9 triliun. Sedangkan untuk ke luar negeri, DPR bisa menghabiskan uang pajak rakyat sebesar Rp.864,8 miliar

“Mahalnya perjalanan dinas DPR ini, sangat membebani APBN kita, dan DPR benar-benar tidak pernah pakai logika untuk melakukan penghematan uang pajak rakyat tersebut. DPR terus-menerus melakukan pemborosan dan mengerus APBN tanpa kinerja yang jelas,” ucapnya.

“Anggaran jalan-jalan DPR ini benar benar pemborosan yang dipertontonkan ke publik,” tegas Uchok.

Hal ini, menurutnya memperlihatkan bahwa DPR lebih senang jalan-jalan daripada meningkat kinerja dalam menyelesaikan UU.

Terlebih, lanjutnya anggaran jalan jalan DPR bila disandingkan dengan kementerian, tentu akan tetap anggaran DPR yang menang dan mahal bila dibandingkan dengan kementerian atau lembaga lain.

“Misalnya saja, pada tahun 2017, realisasi anggaran perjalanan luar negeri DPR, Bisa menghabiskan biaya sebesar Rp.358.5 miliar, sedangkan Kementerian Dalam Negeri hanya sebesar Rp.5.4 miliar, Kementerian Sekretariat Negara sebesar Rp.40.2 miliar, Komisi Pemilihan Umum hanya sebesar Rp.1.1 miliar, dan Polri hanya sebesar Rp.11.9 miliar,” tutupnya.

(Eky)

Check Also

Presiden Adalah Kepala Pemerintahan dan Bukan Petugas Penegak Hukum Tertinggi atau Chief Law Enforcement Officer

Opini, sketsindonews – Terkait Pernyataan Paslon 02 Prabowo- Sandi dalam debat perdana yaitu Presiden merupakan …

Watch Dragon ball super