Home / Berita / Warga Rawasari Hanya Kecewa, Pengembang Akan Bertanggung Jawab

Warga Rawasari Hanya Kecewa, Pengembang Akan Bertanggung Jawab

Jakarta, sketsindonews – Penolakan warga Pramuka Rawasari RW 05 terhadap pembangunan pertokoan Chandra Karya hanya sebuah kecewa yang lama.

Hal ini diungkapkan Camat Cempaka Putih Andri Ferdian yang di dampingi Lurah Rawasari Rahmat usai rapat dengan warga dalam menyikapi aksi demo penolakan warga hari Sabtu, 27 Agustus 2016 yang lalu.

Baca: Warga Tuntut Hentikan Pembangunan Ruko Chandra Karya

“Warga terima kok, cuma memang ini harus disikapi secara utuh apa maunya warga,” ujar Andri.

Menurut Andri Mantan Sekcam Kemayoran, justru ini satu hal yang logis karena pekerjaan itu warga complain yang selama ini tak tersampaikan.

Serta dijelaskan lebih jauh, Seandainya semua pihak secara administratif paham, pembangunan itu tak bisa di tolak oleh warga, ternyata warga Rawasari juga bukan untuk menolak itu.

“Alasan nya simple kok, kalo seandainya ada efek terhadap eksosistem dan lingkungan, warga hanya minta fasilitas itu kembali untuk di normalisasi, baik itu air bersih, rumah yang berdekatan dari proyek tersebut. Maunya warga pihak kontraktor dan pengembang bertanggung jawab,” ungkapnya.

Sementara Danramil Cempaka Putih Ibu Mayor VBA (K) Lili Febianti, Spd. MM mengatakan bahwa pihaknya bagian dari Muspika merasa optimis kasus protes warga akan selesai oleh Camat Cempaka Putih Andri.

“Pasalnya, pihak pihak itu yang beda pendapat harus kita dudukan bersama mana kewajiban dan hak,” ucapnya.

Sementara Kapolsek Cempaka Putih Kompol Iwan Gunadi menjelaskan, aksi demo itu sudah kondusif, pihak warga dan kontraktor sudah ketemu mencetuskan ketidak puasan warga.

“Pihak kontraktor pun sudah lakukan sosialisasi pada tahapan itu, mungkin saja ada komunikasi yang terputus,” tukasnya.

Dilain pihak Kontraktor Chandra Karya Irvan Kusuma usai rapat menyatakan, pihak kami sudah berikan itu yang namanya proses dengan warga, kalo tidak ada bagaimana kami bisa bangun, kalo ijin tidak lengkap, termasuk ijin lingkungan.

“Semuanya itu kami serahkan pada Ketua RW 05 yang saat itu memfasilitasi apa yang menjadi kaharusan wajib kami,” tutup Irvan. (Nr)

Check Also

Jumlah Penduduk Indonesia Besar, Asosiasi Pengusaha IT Malaysia Antusias Masuk ke Pasar Indonesia

Jakarta, sketsindonews – GAIN merupakan program inisiatif dari Malaysia Digital Economy Corporation (MDEC), yang membawahi kegiatan GAIN Connex Indonesia dan diselenggarakan melalui kerjasama dengan International Data Corporation (IDC) ASEAN.

Program GAIN yang memudahkan kolaborasi antara Indonesia dan Malaysia pun langsung mendapat respon positif baik dari pihak Pengusaha IT Malaysia maupun Indonesia yang berpartisipasi program ini.

Country Director of CXS Analytics Sdn Bhd, Melissa Teh, mengatakan, ini pertama kalinya pihaknya mengikuti event ini di Indonesia dan banyak keuntungan yang didapatkan dari acara di bawah program tersebut.
Menurutnya, jumlah penduduk Indonesia yang besar menjadi sorotan bahwa perusahaaan IT Malaysia juga bisa bersinergi dengan pengusaha yang ada di Indonesia.

“Jumlah penduduk yang besar menjadi keunggulan dari Indonesia sehingga para pengusaha IT dari luar ingin bersinergi dengan Indonesia. Kami banyak belajar dari program ini dan berkesempatan bertemu dengan calon reseller dan konsumen. Kami akan mendukung program ini karena kami bertujuan memperluas bisnis ke seluruh Asia Tenggara. Indonesia kami lihat sebagai negara yang punya ekosistem teknologi yang berkembang pesat,” kata Melissa Teh di Jakarta (24/9).

Jeffrey Fok Boon Hung, Director of Finexus Jakarta Group, mengungkapkan program GAIN sangat membantu bisnisnya. Selain itu, program ini menunjukkan dan sekaligus menyediakan channel-channel yang sangat membantu, terutama dalam hal-hal prosedural, seperti perpajakan, dan tentu saja cara-cara yang tepat untuk membangun bisnis di Indonesia.

“Kami perusahaan Malaysia sangat terbantu dengan adanya program ini. Tentu menjadi hal yang positif dari berbagai aspek. Di mana program GAIN menyediakan channel-channel yang sangat membantu terkait prosedural, seperti pajak dan cara-cara yang tepat untuk bangun bisnis di Indonesia. Sehingga para pengusaha baru juga cepat beradaptasi dan bisa fokus mengembangkan perusahaannya” ungkap Jeffrey.

Jeffrey pun menambahkan jika program GAIN ini sudah dari awal muncul maka akan memudahkan dia dalam membangun bisnis di Indonesia.

“Jika ada dari awal maka kami mungkin akan lebih solid dalam berbagai hal fundamental membangun bisnis di Indonesia,” katanya.

Sebelumnya, Vice President of Enterprise Development MDEC, Gopi Ganesalingam mengatakan, program yang telah memilih 17 perusahaan untuk berpartisipasi ini membuka potensi kerja sama antara Indonesia dan Malaysia sekaligus kesempatan untuk memperkuat hubungan ekonomi antarnegara.

“Kerja sama dengan IDC ASEAN untuk GAIN Connex Indonesia memberikan pengetahuan yang memberikan akses penghubung antara perusahaan Malaysia yang berpartisipasi dengan pemangku kepentingan di Indonesia. Kami harap masing-masing pihak mendapatkan manfaat dari kerja sama ini, yang nantinya berdampak bagi perekonomian Indonesia,” tutur Gopi Ganesalingam di Satrio Tower, Jakarta, Kamis (20/9).

(Red)

https://www.wpfreedownload.press/ Terkait

Watch Dragon ball super