Ahok dan Donal Trump Sama-Sama Kontroversial

oleh -84 Dilihat
oleh

Jakarta,sketsindonews – Semboyan Donald Trump adalah, ‘Make America Great Again’. Tapi, selama kampanye , justru retorika penuh yang  kebencian kerap dilontarkan.

Janji-janjinya yang berlebihan bahkan cenderung berbahaya ternyata dapat memikat para pendukungnya. Belum lagi cara dia mengolok-olok lawannya, Hillary Clinton. Mulai dari memanggilnya ‘Crooked Hillary’ hingga ‘Nasty Woman”.
Bahkan, di debat kedua capres AS, Trump mengancam akan memenjarakan Hillary jika ia jadi Presiden.

Kini Trump terpilih jadi Presiden ke-45 AS. Akankah ia akan mewujudkan ancamannya.

Bagaimana dengan Jakarta menghadapi pilikada DKI Jakarta 2017, apakah orang yang kontroversi dalam sikap akan di dukung oleh rakyatnya.

Menurut pemgamat Lembaga Pengetahuan Indonesia (LIPI), Ikrar Nusa Bakti menilai tekanan kepada Ahok sejumlah kelompok masyarakat bakal menguntungkan Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok.

Pasalnya, masyarakat Jakarta, menurut Ikrar, selain multikultural, tetapi cara berpikir lebih positif menanggapi kasus Ahok ini, tukasnya beberapa waktu yang lalu.

“Mempengaruhi (elektabilitas) iya, tetapi tidak dalam artian negatif tetapi positif. Anda tahu kan, masyarakat Jakarta bukan cuma multikuktural, tetapi orang yang cara berpikirnya sudah rumit sehingga umat muslim baik berpendidikan tinggi maupun menengah sudah berpikir positif atas kasus ini,” ujar Ikrar.

Ikrar menilai masyarakat Jakarta sangat ramah dengan keberagaman dan rasional dalam menanggapi kasus dugaan penistaan yang kini dijalani Ahok.

“Semakin Ahok dikuyu-kuyu atas nama agama, itu menunjukkan orang semakin takut Ahok menjadi gubernur DKI Jakarta,” ungkap Ikrar.(*)

No More Posts Available.

No more pages to load.