Kasus Freeport, Akbar Faisal: Presdir Freeport Harus Dicopot dan Minta maaf

oleh -92 Dilihat
oleh
Anggota DPR-RI Dapil Sulsel, Akbar Faizal. (Foto: Tempo)

Jakarta, sketsindonews – Anggota DPR-RI Dapil Sulsel, Akbar Faizal menyatakan protes keras akan isiden yang terjadi terhadap anggota DPR-RI Fraksi Hanura dengan Presidem Direktur PT. Freeport.

“Sehubungan dengan insiden pemukulan yang dilakukan Presdir PT Freeport Indonesia, Sdr. Chappy Hakim, terhadap anggota DPR-RI dari Fraksi Partai Hanura Sdr. Muhtar Tompo seusai rapat kerja dengan perusahaan pertambangan di DPR-RI, dengan ini saya menyatakan protes sangat keras. Tindakan ini sungguh-sungguh keluar dari etika apapun,” ujarnya, kepada sketsindonews.com, kamis (09/2).

Menurutnya, perilaku tersebut sudah menggambarkan perilaku barbar dan juga sekaligus sebagai penghinaan besar kepada pemerintah dan rakyat Indonesia. untuk itu dia menuntut permintaan maaf dari Chappy Hakim sebagai pelaku.

Gambar

“Meminta manajemen dikantor pusat Freeport Internasional di Amerika Serikat untuk meminta maaf kepada sdr. Muhtar Tompo selaku pribadi, kepada institusi DPR-RI dan kepada Pemerintah Indonesia,” pintanya.

Lanjutnya atas perlakuan tersebut, dia meminta manajemen/kantor pusat Freeport Internasional utk memberhentikan Chappy Hakim sebagai Presdir PT Freeport Indonesia.

“Mendesak Presiden Republik Indonesia utk menghentikan sementara seluruh perjanjian dan kesepakatan dengan Freeport hingga batas waktu yang belum ditentukan,” lanjutnya.

Dia menegaskan bahwa sikap sangat keras ini tersebut perlu diberikan penegakkan kehormatan Indonesia mengingat Muhtar Tompo adalah wakil rakyat Republik Indonesia yang mendapat mandat resmi berdasarkan konstitusi Republik Indonesia. Akbar menyebutkan bahwa tindakkan tersebut merupakan “Penghinaan dan penganiayaan kepada Rakyat Indonesia.” (MyG)

No More Posts Available.

No more pages to load.