1447 H
رمضان كريم
Marhaban Ya Ramadan
Semoga bulan suci ini membawa keberkahan, kedamaian, dan ampunan bagi kita semua.
✦ Mari sucikan hati, perbanyak ibadah, dan pererat silaturahmi ✦
Hengki Lumban Toruan
HENGKI LUMBAN TORUAN CEO & Founder Sketsa Indonesia

Direktur RS. Pantai Indah Kapuk Terancam di Laporkan

oleh
33.1K pembaca

Jakarta, sketsindonews – Kuasa Hukum Santoso Sukaria, Timbul Jaya layangkan surat permohonan klarifikasi atas adanya Foto Rontgen Korban yang dijadikan Dasar Pidana, kepada Direktur Rumah Sakit (RS) Pantai Indah Kapuk (Pik) dan juga salah satu dokter di Rumah sakit tersebut.

Langkah tersebut terpaksa diambil Timbul, karena menurutnya hasil visum yang dikeluarkan oleh RS. PIK sebagai bukti dalam persidangan terasa janggal.

Hasil visum tersebut digunakan sebagai bukti yang menjerat kliennya Santoso Sukaria, yang diseret kepengadilan atas dugaan Kekerasan Dalam Rumah Tangga (KDRT) oleh istrinya Siok Hun dengan Laporan Polisi Nomor: LP/76/K/1/2016/PMJ/RESJU tertanggal 18 Januari 2016.

Gambar

“Kita surati Direktur dan dokternya, karena ada yang janggal dengan surat Visum et Repertum,” kata Timbul, saat dihubungi, minggu (04/6).

Dia menjelaskan bahwa tanggal yang tertera dalam surat Visum tersebut tidak berkaitan dengan berkaitan dengan kasus hukum Santoso saat ini.

Timbul mengungkapkan bahwa, surat yang dikirim pada tanggal 29 Mei 2017 lalu tersebut, merupakan surat kedua yang dilayangkan kepada Direktur dan dokter RS. PIK.

“Ini sudah kedua, sebelumnya kita sudah surati dan meminta untuk hadir ke kantor, tapi mereka tidak hadir,” jelasnya.

Dilanjutkan Timbul, bahwa Direktur rumah sakit tersebut mengirimkan jawaban atas surat yang telah dilayangkan. Namun, hal tersebut menurutnya belum menjawab semua kejanggalan yang ditemui.

“Disurat itu juga, hanya diwakili Direkturnya, padahal kita kirim dua surat, ada untuk dokternya juga,” ujarnya.

Lebih jauh, Timbul mengatakan bahwa dalam kasus tersebut sudah terjadi pelanggaran kode etik dan akan menempuh langkah hukum.

“Hari senin (5/6/17) mereka saya undang bila tidak hadir maka kami akan mencoba melaporkan mereka,” tutupnya.

(Eky)

No More Posts Available.

No more pages to load.

Siap