Logo HPN 2026

Hari Pers Nasional

Akan diselenggarakan di
PROVINSI BANTEN
9 Februari 2026

Wow, Kerja Bhakti Gotong Royong Bersama Warga Kebon Kosong Libatkan 13 SKPD,1500 Personil

1.9K pembaca

Jakarta, sketsindonews – Hal yang pertama mungkin di DKI Jakarta penggerakan potensi kerja bhakti secara massal akan di lakukan di wilayah Kelurahan Kebon Kosong Kecamatan Kemayoran Jakarta Pusat yang diperkirakan melibatkan 1500 personil dari warga serta 13 SKPD (Satuan Kerja Perangkat Daerah) yang terlibat dalam mendorong perubahan wilayah baik lumpur, saluran serta perbaikan jalan.(9/9)

Konon katanya kerja bhakti yang bertemakan “Warga Kebon Kosong Melalui Gotong Royong Kita Wujudkan Indonesia Kerja Bersama’ sebuah tema issue Nasional yang kini sedang di galakan pemerintah Presiden Jokowi akan berlangsung sehari dari mulai pukul 06.00 – 18.00 WIB pada hari Minggu Tanggal 10 September 2017.

Dalam rapat persiapan yang berlangsung tadi siang di pimpin langsung Camat Kemayoran Herry Purnama bersama perangkat satpel (SKPD) dengan topik membahas area prioritas objek area kerja bhakti massal.

Gambar

Camat Kemayoran Herry Purnama usai rapat kepada sketsindonews. com mengutarakan, dalam rapat ini membahas persiapan sektor serta sarana prasarana yang terlibat nantinya dalam kerja bhakti, ujarnya.

“Adapun titik central akan meliputi dari mulai RW 05 – RW 013 diantaranya untuk di RW 05 pengerukan lumpur saluran got depan Polsek Kemayoran sepanjang 100 M, RW 06 dengan objek pengerukan dan pengurasan got serta penompingan pohon sepanjang 150 M, sementara pengurasan dibarengi penompingan pohon sepanjang 250 M.

Lanjut Herry, RW 07 pada objek pengerukan lumpur sepanjang 100 M dan pembuatan bak kontrol, prioritas pekerjaan RW 08 pengerukan lumpur sepanjang 200 M, RW 09 pengurasan got, RW 010 pengerukan got sepanjang 200 M, RW 011 wilayah Dakota pengerukan lumpur got besar besar, RW 012 wilayah Convert akan dilakukan pengerukan lumpur got besar sepanjang 100 M serta RW 013 Wilayah Boing pengerukan lumpur sepanjang 200 M, jelas Herry.

“Dari objek kerja diharapkan wilayah ini yang selama ini terkendala akibag tidak leluasanya pemerintah DKI dalam pembangunan infrastruktur akan mengurangi keterbelakangan wilayah.”

Kontek gerakan moral satu cara dalam menggerakan potensi, tegas Herry kembali untuk menuntaskan problem warga Kebon Kosong.

Sebagian wilayah ini kan telah menjadi kawasan tanggung jawab oleh pengelola DP3KK (Sekretariat Negara) sesuai Kepres yang dikeluarkan, tambah Herry.

Sementara penggiat Lingkungan sekaligus motor penggerak kerja bhakti gotong royong massal Joko Sarjono yang kerap disapa Joko Edan menyatakan, dengan segudang prestasi yang diraih Kelurahan Kebon Kosong hingga kini belum ditengok oleh pemerintah DKI secara sungguh, apalagi kami merasakan hal merasa di marginalkan, ujarnya.

Dampak kerja bhakti oleh warga tentunnya nantinya menjadi bagian kebijakan strategis bagi pemerintah pusat dalam menyikapi berbagai sektor bukan hanya pada keterbelakangan infrastruktur, namun persoalan hak tanah yang tersebut dalam pembebasan serta batasan hingga kini tak jelas, paparnya.

Iapun merasa bersama warga lainnya punya hak yang sama dalam melakukan hasil kue pembangunan, namun lagi – lagi persoalan kewenangan Pemprov DKI tak semudah membalikan tangan dalam menyikapi issue masalah warga yang tak pernah selesai.

Way Out nya adalah, pemerintah untuk menampung secara tegas dalam menentukan sikap hasil gambaran kronologis sesuai peraturan pemerintah yang sudah di dikeluarkan sebelumnya.

Sebaiknya atau mestinya para pengambil kebijakan baik legislatif dan eksekutif ikut mendorong sesuai apa yang sudah kami laporkan kepada Pemerintah melalui surat langsung, tutur Joko.

“Jangan kami di jadikan agenda politik atau dijadikan by proyek oleh kawasan, padahal kami secara perlahan disingkirkan oleh kebijakan yang tidak pro rakyat oleh Sekneg atau DP3KK selaku pengelola kawasan Ex. Bandar Kemayoran,’ tutup Joko Edan.

reporter : nanorame

 

 

 

 

 

No More Posts Available.

No more pages to load.

Siap