1447 H
رمضان كريم
Marhaban Ya Ramadan
Semoga bulan suci ini membawa keberkahan, kedamaian, dan ampunan bagi kita semua.
✦ Mari sucikan hati, perbanyak ibadah, dan pererat silaturahmi ✦
Hengki Lumban Toruan
HENGKI LUMBAN TORUAN CEO & Founder Sketsa Indonesia

Dokter Spesialis Mata Rebut Juara Dunia Paralayang

oleh
Kolonel Kes dr. Elisa Manueke, SpM. Saat menerima tropi piala pada kejuaraan para layang tingkat dunia
11.7K pembaca

Yogyakarta, sketsindonews – Indonesia patut berbangga dengan tim yang diikut sertakan dalam lomba ketepatan mendarat dunia PGAWC yang digelar di Slovenia, pada 21-23 September 2017 kemarin. Hal tersebut dikarenakan, Tim Indonesia berhasil meraih Juara Umum.

Saat dihubungi, Senin (25/9) pagi, Kapentak Lanud Adisutjipto, Mayor Sus Giyanto membenarkan hal tersebut. “Tim paralayang Federasi Aerosport Indonesia Sukses merebut Juara Dunia Paralayang ketepatan mendarat 2017 baik Putra dan Putri maupun Beregu,” ungkapnya.

Dimana gelar Juara Dunia Putra diraih oleh Kolonel Kes dr Elisa Manueke, SpM, spesialis mata yang berdinas di RSPAU dr. S. Hardjolukito Lanud Adisucipto Jogyakarta sbg Ka Poli mata.

Gambar

“Beliau juga menjabat sebagai Wakil Ketua Bidang Prestasi PB FASI; Beliau
Lulus S-1 FK Sam Ratulangi, Manado 1982; Lulus PPDS-1 FK Undip, Semarang 2003; Masuk TNI AU: Sepamilwa 1992/1993 melalui Manado; serta Mulai Gantolle sejak tahun 1978 saat SMA, dan mengikuti Paralayang th 1999,” papar menjelaskan profil singkat dr Elisa.

Menurut Kapentak, tim yang berangkat ke PGAWC Slovenia adalah Tim Pelatnas Paralayang yang dipersiapkan untuk Asian Games 2018. “Timnas berjumlah 23 tim pelatnas + 3 atlet non pelatnas,” ucapnya.

Dimana, hasil nomor Putra perorangan PGAWC Slovenia yakni:

  1. Tomas Lednik, Czech Rep.
  2. Goran Djurkovik, Serbia
  3. Elisa Manueke, Indonesia

Lalu, hasil nomor Putri PGAWC Slovenia juaranya:

  1. Tomaskova Marketa, Czech Rep.
  2. Lawrence Katie, UK
  3. Lis Andriana, Indonesia

“Lis Andriana adalah istri dr Elisa M ,SpM, sebelumnya Juara Dunia 3x berturut-turut pada tahun 2012, 2013 & 2014,” ungkapnya.

Sementara untuk nomor Beregu seri PGAWC Slovenia, Indonesia merebut
Juara 3 – Garuda Prima 1

“Pada Grand Final PGAWC 2017 yang merupakan gong dari event di Slovenia dimana pengukuhan Juara Dunia tahun 2017 Tim Paralayang FASI merebut Juara Dunia Perorangan Putra, Putri & Beregu. Semua nomor disapu bersih, sehingga dominasi Indonesia di nomor Ketepatan Mendarat/Akurasi cabor Paralayang terbukti di kancah dunia, tidak hanya di level Asia,” papar Kapentak.

Kapentak mengatakan, bahwa untuk pertama kalinya dalam sejarah Indonesia pada tahun 2017 ini Indonesia memperoleh ranking I Nation dalam sistem perolehan ranking oleh FAI / WPRS (World Paragliding Ranking System) yang sangat bergengsi di bidang olahraga dirgantara.

“Sebelumnya timnas putra dan putri berjaya di lomba seri PGAWC Indonesia, Serbia, dan Kanada, kemenangan di Slovenia melengkapi kedigjayaan atlet-atlet Paralayang Indonesia,” ucapnya penuh semangat.

Dimana, juara Dunia Paralayang Putra 2017 keseluruhannya dari Indonesia, yakni:

  1. dr. Elisa Manueke
  2. Roni Pratama
  3. Rio Indrakusumah.

Sedangkan untuk Juara Dunia Putri 2017, juga keseluruhannya dari Indonesia, yakni:

  1. Rika Wijayanti
  2. Milawati Sirin
  3. Ike Ayu Wulandari

Dan untuk juara beregu, kembali dimenangkan Indonesia, yakni:

  1. Garuda Prima 2
  2. Garuda Prima 1
  3. Garuda Prima 3

“Juara Dunia dari juara semua seri (Indonesia, Serbia, Kanada & Slovenia) FASI sedang mempersiapkan timnas paralayang untuk meraih medali emas di kejuaraan multi event ASIAN GAMES 2018,” jelasnya.

“Olahraga Dirgantara adalah olahraga masa depan yg bisa mendorong masyarakat Indonesia berprestasi di tingkat dunia,” tandas Kapentak.

(Eky)

No More Posts Available.

No more pages to load.

Siap