Jakarta, sketsindonews – Kawasan Banjir Kanal Barat (BKB) meliputi wilayah Petamburan Kecamatan Tanah Abang hingga kini tak terawat fungsi pemanfaatan lahan bantaran kali BKB.
Hampir sepanjang 1 KM wilayah itu kumuh dari kumpulan romgsokan, bahkan ironis taman sekitar itu telah kusam alias tak ada penghijauan yang menciptakan keasrian pendestrian bantaran kali.
Padahal kawasan itu bisa dioptimalkan sebagai lahan program “Best Practise” apa yang di instruksikan Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan menjadi sebuah interaksi warga guna menciptakan edukasi bagi warga pemukiman padat, ujar warga Tanah Abang Taufik.(22/3)
“Terlihat warga suka duduk selain para anak- anak dari berbagai usia namun tidak di imbangi oleh fasilitas prasarana tak terawat sepertinya kawasan itu tidak di optimalkan secara baik.”
Pemanfaatan BKB bisa berubah jika Pemerintah Kecamatan Tanah Abang serta Lurah Petamburan bersama warga komunitas mampu melakukan inovasi penataan secara baik sepanjang kawasan pinggiran kali pendestrian.
Seperti Banjir Kanal Timur (BKT), Kali Sentiong, Kali Utan Kayu Cempaka Putih kini menjadi kawasan produktif tanaman serta budi daya ikan yang dikelola oleh warga menjadi sumber ekonomi penggiat pertanian kota.
Sepanjang BKB terkait pendestrian jika dibuat dengan baik, maka warga pemukiman padat petamburan akan terpenuhi bukan hanya sebagai sarana olahraga warga tapi kawasan BKB menjadi tempat kumpulnya menumbuhkan tumbuh kembang anak dimasa mendatang, tutup Taufik.
reporter : nanorame










