Perahu Khole Makna Sejarah Nelayan Pulau Kelapa Untuk Menarik Wisatawan di Kepulauan 1000

oleh
47.4K pembaca

Jakarta, sketsindonews – Bupati Kepulauan Seribu Husein Murad sangat berterima kasih kepada warga Pulau Kelapa untuk menata beberapa titik destinasi wisata, salah satunya pembuatan nilai sejarah perahu Khole sebagai salah satu spot swafoto destinasi wisata.yang terletak tak jauh dari dermaga Kelurahan Pulau Kelapa.

Pembuata perahu Khole seperti replika miniatur merupakan wujud agar senantiasa kembali mengingatkan pesan perahu tradisional pertama dahulunya di gunakan oleh warga untuk bernelayan di laut Kepulauan Seribu.

replika perahu khole pulai kelapa pulau 1000

Menurut Bupati Kepulauan Seribu Husein Murad menjelaskan, berdasarkan literasi dan cerita babad leluhur masyarakat setempat, perahu Khole merupakan karya dari putra daerah Pulau Kelapa bernama Muhayar atau akrab disapa Ayang pada tahun 1950.

Gambar

Kondisi perahu layar dan dayung yang sederhana inilah para neleyan berlabuh dengan perahu Khole menjadi salah satu moda transportasi saat itu, tuturnya. (27/3).

Sambung Murad, ” Waktu tempuh menggunakan perahu itu menuju Pasar Ikan Muara Angke bisa mencapai empat hingga lima jam saat angin Barat Laut atau Utara,” terangnya.

Husein berharap spot swafoto itu diharapkan bisa lebih menarik para wisatawan untuk sekedar berfoto saat berkunjung traveling di kepulauan seribu bagi para wisatawan selain mempunyai makna nilai sejarah dan kearifan lokal masyarakat setempat.

“Kita akan terus gencarkan sosialisasi dan mengoptimalkan potensi yang ada karena Kepukauan Seribu sudah ditetapkan sebagai Kawasan Startegis Pariwisata Nasional,” tandasnya.

nanorame

No More Posts Available.

No more pages to load.

Siap