Kemacetan Tak Tampak, Pemudik Puji Kerja Jokowi

oleh
25K pembaca

Jakarta, sketsindonews – Beragam cerita selalu mengiringi perjalanan mudik tiap Lebaran, termasuk pada 2019. Sejumlah pemudik yang berbagi cerita mengaku menempuh waktu tempuh lebih singkat dibanding saat mudik pada tahun-tahun sebelumnya karena lalu lintas lancar.

Mayoritas pemudik yang berasal dari Jakarta memanfaatkan jalan tol untuk menuju berbagai kota di Jawa Barat, Jawa Tengah, Jawa Timur serta Tol Trans Sumatera. Tol fungsional yang dibuka khusus saat mudik juga jadi alternatif para pemudik.

Perbedaan saat mudik pada 2019 dirasakan oleh warga Bekasi, Sutan Ardiansyah Ia mengaku tiap tahun mudik ke Semarang, Jawa Tengah.

“Perjalanan tadi siang mulai dari Bekasi jam 13.00 sampai Pekalongan jam 17.00 tanpa hambatan lancar jaya,” ujarnya kepada media, Senin (03/6/19)

Dia menambahkan, “Bila tahun- tahun sebelumnya kemacetan kerap terjadi di ruas Tol setelah ada pengalihan arus satu arah, Tol Cikampek lancar.”

Sutan mengaku takjub dengan kondisi lalulintas yang sangat lancar. Kemacetan yang biasa ditemui saat mudik atau hari-hari biasa justru tak tampak.

“Ini yang dilakukan Pemerintah Pusat memperhatikan kelancaran mudik lebaran 2019 apapun yang dilakukan Presiden Jokowi memberikan ruang untuk masyarakat luas agar senantiasa menikmati perjalanan tanpa hambatan dan kemacetan,” ujarnya memuji kinerja Presiden Joko Widodo atau Jokowi.

Sementara, Pengamat Transportasi Dion M. mengatakan bahwa tiap tahun Pemerintah selalu menambah Improvement dalam bidang Transport terutama Zerro Accident disamping mengimbangi sarana transportasi untuk memahami prosedur berkendara, mengetahui rambu-rambu lalu lintas, mengikuti saran dan pesan pemerintah untuk berpergian jauh.

Tidak hanya itu, mudik mampu menggelorakan semangat gotong royong kolektif sehingga begitu banyak pihak yang terlibat, Pemerintah, Parpol, Swasta, dan BUMN yang tergerak mengadakan mudik bersama untuk rakyat Indonesia.

“Horor kondisi macet sepertinya telah menjadi pengalaman berharga bagi para stakeholder untuk berjibaku memberikan yang terbaik kepada masyarakat dalam menyambut momen spesial lebaran. Tahun 2012 dan 2013 saya pernah merasakan lama perjalanan selama 48 jam dan 40 untuk menyelesaikan rute yang sama,” ungkapnya.

(Eky)

No More Posts Available.

No more pages to load.

Siap