Jakarta, sketsindonews – Entah apa yang terjadi saat operasi petugas Dishub di amuk massa, kejadian itu sungguh miris mengenai seorang petugas bernama Nurcholis (34) dengan seorang teman dinasnya saat melakukan lingkar wilayah namun sekelompok para ojeker menempati pendestrian untuk tidak berkumpul di Jalan Kramat Bunder Kecamatan Senen Kota Jakarta Pusat. (26/9).
Kasudin Perhubungan Jakarta Pusat Harlem Simanjuntak, membenarkan adanya kejadian pengeroyokan oleh sekelompok preman yang menimpa anggotanya di lapangan saat melakukan penindakan. Dikatakan Harlem, kejadian berawal saat anggota Sudinhub melakukan lingkar wilayah untuk penggebahan kendaraan yang parkir di trotoar dan bahu jalan.
“Penggebahan terhadap pengemudi ojol dimulai dari Jalan Stasiun Senen depan kantor Sudinhub Jakpus, kemudian berlanjut ke depan Stasiun Senen. Namun ketika anggota menggebah ojek online dan ojek pangkalan yang berada di sekitar patung taman HKSN Senen, kericuhan pun terjadi,” katanya.
Petugas yang melihat ada pelanggaran parkir liar di dekat pintu masuk stasiun Senen, langsung mengambil tindakan Operasi Cabut Pentil (OCP). “Terdapat kendaraan yang parkir ditinggal pemiliknya. Namun sebelum proses OCP dilakukan, ada yang memprovokasi sehingga terjadi adu mulut antara petugas dengan pengemudi dan warga sekitar yang tidak terima di OCP,” ujarnya.
Ketika proses nagoisasi berlangsung, tiba-tiba ada pengemudi diduga ojol yang memprovokasi teman-temannya untuk memukuli petugas tersebut. Korban mengalami luka dibagian wajah dan hidung mengeluarkan darah.
Beruntung, korban dapat diamankan ke Kantor Sudinhub Jakpus dan dilarikan ke RSCM untuk diberikan perobatan serta visum dengan diketahui alami luka serius.
“Korban juga sudah melaporkan kasus tersebut ke Mapolrestro Jakarta Pusat. Kami harap polisi dapat bertindak cepat menangkap para pelaku pengeroyokan,” tutupnya.
nanorame











