Under Pass Gandhi Kemayoran Banjir 5 Meter, Jadikan Kawasan Embung Resapan “Baru Tak Banjir”

oleh
39.3K pembaca

Jakarta, sketsindonews – Banjir setinggi 5 M Under Pass Gandhi Kemayoran Jakarta Pusat kembali terjadi dan menjadi langganan saat hujan debet air tinggi dikarenakan drainase kawasan tak mampu mengalirkan menuju kali Sentiong.

Sekretaris Kota Jakarta Pusat Iqbal Akbarudin di dampingi Camat Kemayoran Asep Mulyaman, Lurah Kebon Kosong Suparjo meninjau langsung melihat kondisi kekinian terendamnya under pass jalan untuk melihat situasi serta upaya penyurutan air di kawasan tersebut oleh Tim Terpadu.

“Pompanisasi bukan hanya buruk untuk dijadikan satu solusi bila tidak dilakukan perubahan strukrisasi kawasan saluran untuk dikembangkan secara radikal,” ujar Joko Sardjono Aktivis Lingkungan, Jumat (24/01/20).

Gambar

Bila pihak Pusat Pengelola Komplek Kemayoran (PPKK) dan pemda DKI semestinya duduk bareng melakukan revitalisasi under pass Gandhi untuk dijadikan sarana fungsi lain menjadi resapan (embung), itu lebih tepat.

Kenapa demikian, karena itu akan lebih baik selain tak lagi menjadi masalah klasik dampak hujan terjadi pengulangan dalam antisipasi dengan metode ini.

“Bisa saja jalan terowongan itu di tutup dijadikan embung dan pembuatan jalan baru dengan membuat jalur under pass atas sebagai satu langkah revitalisasi,” tandas Joko.

“Karena ini masalah klasik dan selalu terjadi demikian, dimana banjir saat melanda kawasan hanya dikerjakan alat pompa Damkar untuk menyedot air dengan lamanya waktu hingga bisa berhari – hari,” katanya.

“Selain penyedotan dan pengangkutan sampah atas dan saat penyurutaan air sampah pun kembali menjadi pekerjaan rumah lamanya waktu dengan armada yang tidak sedikit secara terpadu oleh pemeritah Kota Jakarta Pusat baik Damkar, PPSU, SDA dan Sudin LH,” tutup Joko Edan.

(Nanorame)

No More Posts Available.

No more pages to load.

Siap