Di Kepri 3 Pasien Covid-19 Sembuh, Positif Bertambah 8 Orang, Pekerja Migran Indonesia Dari Malaysia Melonjak

oleh
28.5K pembaca

Kepri, sketsindonews – Sekretariat Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Provinsi Kepulauan Riau (Kepri) menyebutkan bahwa hari ini, Jumat (22/5/20) terdapat 3 pasien sembuh di Kota Batam.

“Namun masih ditemukan 8 konfirmasi kasus Baru Positif COVID-19, diantaranya Kota Batam sebanyak 7 orang dan 1 (satu) orang di Kabupaten Bintan,” ungkap Ketua Tim Sekretariat GTC-19 Provinsi Kepri, Drs. Muhammad Darwin, MT melalui rilis yang diterima sketsindonews.com, Jumat (22/5/20).

Dia juga mengungkapkan, bahwa berdasarkan data pelintasan Pekerja Migran Indonesia (PMI) dapat dijelaskan bahwa terjadi lonjakan kedatangan PMI melalui Pintu Batam Center.

Pelintas tersebut merupakan Pekerja Migran Indonesia yang dideportasi dari Malaysia.

Dengan rekapitulasi data Pelintasan PMI dari Malaysia ke Kepulauan Riau yakni Periode 1 Mei 2020 s/d 21 Mei 2020, berjumlah 1.431 orang; dan Periode 18 Maret 2020 s/d 21 Mei 2020, berjumlah 46.382 orang.

“Selanjutnya, dapat dijelaskan Warga Negara Indonesia Migran Korban Perdagangan Orang (WNI-M KPO) bulan April & Mei berjumlah: 744 Orang; yang terdiri dari: Laki-laki 417 Orang; Perempuan: 326 Orang dan Anak: 1 Orang,” papar Darwin.

Jelang Idul Fitri

“Saudara-saudaraku tercinta, Pandemi COVID-19 belum berakhir, saat ini kita masih berperang dengan musuh yang tak terlihat,” pesan Darwin untuk tetap dirumah menjelang Hari Raya Idul Fitri.

Dia menyayangkan masih banyak masyarakat yang tetap berkerumun dalam beraktifitas di jalanan, mal, atau di pasar untuk menyiapkan lebaran.

“Demi menekan laju sebaran COVID-19 kami menghimbau kepada seluruh masyarakat untuk tetap memperhatikan protokol pencegahan penyebaran COVID-19. Seperti: menjaga jarak dan menggunakan masker guna menghindari risiko penyebaran COVID-19,” himbau Darwin.

Terakhir, untuk dapat mengantisipasi dan mewaspadai lonjakan aktivitas masyarakat menjelang hari raya Idul Fitri 1441 H, diharapkan kerjasama dari pihak pengelola Pasar tradisional/modern dan toko-toko untuk tetap mengutamakan protokol kesehatan seperti menggunakan masker dalam melayani pembeli dan menyediakan sarana cuci tangan dengan air mengalir/handsanitizer.

“Semoga COVID-19 segera berakhir dan kita dapat melakukan berbagai macam kegiatan seperti sedia kala,” harapnya.

(Ian)

Gambar

No More Posts Available.

No more pages to load.

Siap