Beragam Pendapat ‘Canangkan Tugu Peti Mati Covid – 19 di Jalan Strategis Oleh Pemda DKI’

oleh
37.8K pembaca

Jakarta, sketsindonews – Pemerintah Provinsi DKI Jakarta secara serentak pencanangkan tugu “Awas Bahaya Covid – 19′ simbol bentuk peti mati sunguhan beberapa titik dipasang di jalan strategis untuk dilihat lintas publik.

Seperti pasang peti mati yang berlangsung di jalan Karang Anyar (fly over) Kereta Api pemerintah Kecamatan Sawah Besar Kota Jakarta Pusat memasang keranda yang dihadiri para Lurah dan SKPD.

Tertulis spanduk berbunyi “Sayangi Nyawa Anda dan Keluarga Tercinta” berikut tertera data positif covid dan meninggal dengan diatasnya sebuah keranda (peti mati) ditancapkan menjadi tanda Covid bisa menelan kematian siapa saja.

Ini sepertinya sebuah cara dan himbauan dari pemda DKI seiring jumlah pasien positif terus meningkat untuk pentingnya warga menjaga kesehatan serta patuh pada protokeler kesehatan.

Pantaun sketsindonews.com, Selasa (1/9/20) pendapat warga beragam terkait pemda DKI memasang peti mati secara harfiah warga berkomentar, seolah dengan upaya ini pemerintah DKI seperti kehilangan akal hingga membuat sebuah simbol peti mati.

Bahkan warga berpendapat, itu kan peti mati ? dan ketidak berdayaan pemerintah membuat edukasi publik, kalo urusan menakuti kami sepertinya kami tak takut mati, ujar warga lintas jalan.

Kenapa harus pula peti mati menjadi simbol walaupun cara ini bukan satu solusi untuk kami di takuti oleh sebuah peti mati, ucapnya.

Pendapat Dewan Kota

Ketua Dewan Kota Jakarta Pusat Dede Sulaiman mengemukakan, simbol adanya peti mati sejatinya warga harus jeli dan teliti untuk melindungi diri secara disiplin.

Simbol peti mati hanya isyarat bahwa nyawa kematian semakin dekat, apabila masyarakat tidak mengikuti himbauan pemerintah, itu cara pemerintah menjelaskan sebenarnya Covid – 19 ini sangat berbahaya bagi siapapun yang tertular.

“Wajar saja pro kontra ada ditengah masyarakat karena itu merupakan pendapat dari publik , dimana publik senantiasa menterjemahkan simbol ini secara positif,” tutup Dede.

(Nanorame)

No More Posts Available.

No more pages to load.

Siap