Pertamax Naik Jadi Rp16.250 per Liter, Segini Biaya Full Tank Avanza dan Xpander

oleh
Ilustrasi pengisian BBM Pertamax di SPBU. Kenaikan harga Pertamax menjadi Rp16.250 per liter membuat biaya isi penuh tangki mobil keluarga seperti Toyota Avanza dan Mitsubishi Xpander meningkat signifikan.
144.2K pembaca

Memasuki Juni 2026, PT Pertamina (Persero) kembali melakukan penyesuaian harga bahan bakar minyak (BBM) non-subsidi. Salah satu yang paling menjadi sorotan adalah kenaikan harga Pertamax yang kini mencapai Rp16.250 per liter.

Sebelumnya, Pertamax dijual dengan harga Rp12.300 per liter. Dengan demikian, terjadi kenaikan sebesar Rp3.950 per liter atau sekitar 32,1 persen.

Kenaikan ini langsung berdampak pada biaya operasional kendaraan pribadi, khususnya segmen Low Multi Purpose Vehicle (LMPV) yang menjadi pilihan utama keluarga Indonesia, seperti Toyota Avanza dan Mitsubishi Xpander.

Biaya Full Tank Toyota Avanza

Toyota Avanza memiliki kapasitas tangki bahan bakar 43 liter. Dengan harga Pertamax terbaru sebesar Rp16.250 per liter, biaya yang dibutuhkan untuk mengisi penuh tangki dari kondisi kosong mencapai Rp698.750.

Sebagai perbandingan, saat harga Pertamax masih Rp12.300 per liter, biaya isi penuh Avanza hanya sekitar Rp528.900. Artinya, terdapat tambahan pengeluaran sekitar Rp169.850 untuk sekali pengisian penuh.

Biaya Full Tank Mitsubishi Xpander

Sementara itu, Mitsubishi Xpander yang dibekali tangki berkapasitas 45 liter kini membutuhkan dana Rp731.250 untuk pengisian penuh menggunakan Pertamax.

Pada harga lama, biaya pengisian penuh hanya sekitar Rp553.500. Dengan demikian, pemilik Xpander harus mengeluarkan biaya tambahan sekitar Rp177.750 setiap kali mengisi tangki hingga penuh.

Beban Tambahan bagi Pengguna Mobil Harian

Tambahan biaya sekitar Rp170 ribu hingga Rp180 ribu per pengisian tentu menjadi beban baru bagi masyarakat. Terlebih bagi pengguna kendaraan yang rutin mengisi bahan bakar satu hingga dua kali dalam sepekan.

Jika dihitung dalam satu bulan, pengeluaran tambahan dapat mencapai ratusan ribu hingga lebih dari satu juta rupiah, tergantung intensitas penggunaan kendaraan.

Kondisi ini juga berpotensi menekan pelaku usaha yang bergantung pada mobilitas tinggi, seperti pengemudi transportasi online, pelaku UMKM, hingga keluarga perkotaan yang menggunakan kendaraan pribadi untuk aktivitas sehari-hari.

Masyarakat kelas menengah menjadi kelompok yang paling merasakan dampaknya. Di satu sisi, mereka tidak termasuk pengguna BBM bersubsidi. Namun di sisi lain, kenaikan harga BBM non-subsidi membuat biaya transportasi dan pengeluaran rumah tangga semakin meningkat.

Dikutip dari kompas.com, kenaikan harga Pertamax menjadi Rp16.250 per liter berdampak pada meningkatnya biaya pengisian bahan bakar kendaraan, termasuk Toyota Avanza dan Mitsubishi Xpander.

No More Posts Available.

No more pages to load.

Siap