1447 H
رمضان كريم
Marhaban Ya Ramadan
Semoga bulan suci ini membawa keberkahan, kedamaian, dan ampunan bagi kita semua.
✦ Mari sucikan hati, perbanyak ibadah, dan pererat silaturahmi ✦
Hengki Lumban Toruan
HENGKI LUMBAN TORUAN CEO & Founder Sketsa Indonesia

Japnas Dikusi Daring: Dampak Pandemi Penjualan Menurun, Justru Menarik Investasi

oleh
3.6K pembaca

Jakarta, sketsindonews – Kelompok Jaringan Pengusaha Nasional (Japnas) merasakan dampak pandemi Covid-19 yang hampir dilalui setahun. Di bidangnya, pendapatan properti diakui terpukul sangat dalam, dan ini diperkirakan masih akan berlanjut tahun depan.

“Tapi justru ini sangat ideal, sebab belanja aset murah, harga masih menurun terus dan potensi bounch back akan luar biasa dalam satu sampai dua tahun ke depan,” ungkap para anggota dari hasil diskusi daring tersebut.

Dalam forum diskusi hangat selama kurang lebih dua jam itu, para anggota menjelaskan berbagai bidang yang menjadi peluang dalam berinvestasi. Mislkan di bidang Developer dan Kontraktor, Sewa dan Jual Beli, Investasi saham persahaan Real Estate, Take Over Kredit hingga Flipping Property.

Gambar

“Sekalipun mengalami kontraksi panjang dan dalam, secara umum seluruh peserta khususnya pemateri sepakat bahwa properti adalah salah satu bidang usaha yang relatif aman dan kecenderungan nilai bisnisnya selalu naik dan menguntungkan,” tuturnya lagi para anggota.

Salah satu pemateri, Nanan Diana yang juga Wakil Ketua Umum Japnas Jawa Barat mengaku bahwa rentang November 2019 hingga November 2020 dia mencatat penurunan transaksi lebih dari 90 persen.

“Dari rata-rata 3.000 akad kredit rumah per tahun, dengan transaksi per bulan antara 200 hingga 300 akad, selama setahun terakhir hanya mencapai maksimal 12 akad per bulan,” kata Nanan.

Meski demikian, Nanan mengungkapkan dengan stok 3.700 unit rumah tidak menyurutkan semangatnya untuk terus berekspansi khususnya dengan menyiapkan proyek-proyek baru di area Jawa Barat dan sekitarnya.

“Bagi yang baru mulai, tidak usah pusing. Belajar bisnis propertinya nanti saja tahun depan, tidak apa-apa. Sekarang nabung aset saja dulu. Jangan terbalik. belajar lama, tak kunjung mulai,” motivasi Nanan.

Pada kesempatan yang sama, Ketua Umum Japnas Jawa Timur Mohammad Supriyadi juga mengungkapkan, berbagai proyek perumahannya di Pamekasan, Madura mengalami penurunan penjualan sangat tajam. Hal demikian diperkirakan berjalan hingga pertengahan sampai akhir tahun depan.

“Tapi harga jual kita tidak turun. Simpan saja dulu. Malah kita sangat agresif akuisisi lahan-lahan baru yang dilepas karena mereka yang tidak siap cashflow menghadapi situasi pandemi,” tambahnya.

Sementara itu, Praktisi Properti Dimas Dwi Ananto menjelaskan bahwa peluang bagi para pemula bisnis yang bisa melakukan risk-sharing dengan crowd funding pembelian aset murah untuk dilakukan proses Flipping.

(nru/yht/*)

No More Posts Available.

No more pages to load.

Siap