Oleh: Letkol Sus Giyanto
Lailatul Qodar yang menjadi harapan jutaan umat muslim, masih menjadi rahasia kuat Allah SWT. Meskipun demikian bagi hamba Allah yang beriman tak akan patah arang, semangat dan loyalitas terhadap amalan khususnya di 10 hari terakhir menjadi harga mati, minimal di malam ganjil. Konskuensi ini menjadi modal dan motivasi, dalam meraih pribadi-pribadi yang bertaqwa, yang dijanjikan Allah SWT.
Iming-iming yang bernilai strategis yaitu lebih baik dari 1000 bulan ini, merupakan bentuk Rahman Rahimnya Allah SWT (kasih sayang) yang diberikan kepada umatnya Nabi Muhammaad SAW. yang bertaqwa. Yang kesemua itu akan bermuara kepada kebahagiaan kehidupan dunia maupun akherat. Harapan besar ini tentu sesuatu yang harus kita raih meski seberapa besar perjuangan yang harus kita jalankan. Dan ini akan menjadi ujian berat bagi yang ingin mendapakan lailatul qodar atau malam kemulian tersebut.
Pertanyaannya, bagimana tanda-tanda bagi orang yang memperoleh Lailatul Qodar?. Apa ada tanda khusus baik secara lahiriyah maupun batiniah. Maka melalui tulisan ringan ini, setidaknya ada lima tanda orang yang mendapat lailatul qodar yaitu:
1. Pahala Melimpah
Allah menjanjikan pahala yang sangat melimpah. Bahkan dalam kontek ini langsung diturunkan satu surah Al-Qadar terutama ayat 3, “Lailatul qadri khairum min alfii shahr” Artinya: Malam kemuliaan itu lebih baik daripada seribu bulan.
Masya Allah di malam Al-Qadar itu Allah berikan limpahan pahala yang luar biasa lebih daripada seribu bulan, setidaknya senilai dengan kurang lebih 83 tahun.
“Baca Alquran senilai 83 tahun, sholat senilai 83 tahun, setidaknya demikian,” tambahnya.
2. Dosa Diampuni
Bagi yang mendapatkan Lailatul Qodar berpeluang dan yakin dosa diampuni oleh Allah Subhanahuwata’ala. Bahkan jelas dalam lisan Nabi Sholalhu’alaihiwasallam ketika nabi mengajarkan kepada kita dalam hadits shahih riwayat Al-Bukhari dan Al Imam Muslim yang artinya,
Siapa yang bisa bangkit mendapati malam Al-Qadar, menunaikan ibadah sholat di dalamnya, maka ia menunaikannya dengan penuh keikhlasan dan kekuatan iman, berpeluang diampuni semua dosa-dosa yang pernah ia kerjakan sejak mulai baligh sampai detik dia beribadah.
3. Doa Dikabulkan
Demikian pula ada peluang doa-doa dikabulkan, karena malaikat itu begitu mereka berlomba untuk turun ke bumi. Bahkan sampai-sampai malaikat Jibril Alaihisallam ruhul amin ikut turun. Ini jelas kalimatnya yang disampaikan dalam firman Allah Subhanahuwata’ala dalam Q.S Al-Qadar ayat 4. “Tanaz zalul malaa-ikatu war ruuhu fiiha bi izni-rab bihim min kulli amr”. Artinya: Pada malam itu turun para malaikat dan Ruh (Jibril) dengan izin Tuhannya untuk mengatur semua urusan.
“Para Malaikat-malaikat turun banyak, bahkan banyak sekali, sampai ruhul amin malaikat Jibril pun turun, dan penyertaan malaikat saat turun terhadap orang-orang yang tengah ibadah, menghidupkan malam itu, salah satu konsekuensinya banyak banyak narasi dalam hadits disebutkan banyak doa-doa diaminkan yang dimohonkan,”.
4. Hadir Ketentraman
Ketentraman ini nampak jelas, langsung dari Alquran di penutup surat Al-Qadar, yaitu “Salaamun hiya hattaa mat la’il fajr”, artinya: Sejahteralah (malam itu) sampai terbit fajar.
“Malam itu penuh dengan ketentraman, penuh dengan kedamaian, karena itu otomatis ketika seseorang mendapatkan ketentraman itu, mendapatkan ketenangan itu, maka orang yang meraih malam Al-Qadar akan berdampak pada keadaan hatinya yang lapang dan prilakuknya yang lebih tentram,”.
5. Lahir Kemuliaan
Lahir kemuliaan yang diberikan oleh Allah Subhanahuwata’ala seperti di isyaratkan di Qur’an surat “Innaaa anzalnaahu fii lailatim mubaarakah; innaa kunnaa munziriin”, artinya: sesungguhnya Kami menurunkannya pada malam yang diberkahi. Sungguh, Kamilah yang memberi peringatan. “Jadi orang yang mendapati malam itu, akan mendapatkan keberkahan, kemuliaan dan limpahan kebaikan dari Allah Subhanahuwata’ala.
Semoga kita semua bisa hidup mulia bersama Ramadhan dengan memperoleh Lailatul qodar. Saatnya seorang hamba duduk bersimpuh mohon ampun kepada-Nya atas dosa-dosa yang telah dilakukan. Semoga Allah mudahkan setiap pengabdian hamba kepada-Nya. Amiin ya robbal ’aalamiin.






