Kejati DKI Bantu Warga Terdampak PPKM, Begini Caranya

oleh
27.6K pembaca

Jakarta, sketsindonews – Kejaksaan Tinggi DKI Jakarta memberi bantuan sosial kepada warga yang terdampak PPKM di lima wilayah kota madya, salah satunya di daerah Poltangan, Pasar Minggu, Jakarta Selatan, Minggu (15/8).

Bantuan sosial tersebut dilakukan dengan cara memborong dagangan ketoprak, bubur ayam, hingga soto ayam, kemudian dibagikan kepada warga yang terdampak PPKM.

Kepala Kejaksaan Tinggi DKI Jakarta, Febrie Adriansyah mengatakan hal tersebut sebagai upaya pemulihan ekonomi di kalangan para pedagang kecil yang terdampak efek pandemi Covid-19.

Gambar

“Pedagang kecil ini sangat terdampak, sehingga kita bantu dengan membeli seluruh dagangannya untuk dibagikan lagi ke masyarakat yang membutuhkan dan sedang isoman,” katanya di daerah Poltangan, Jakarta Selatan, Minggu (15/8/21).

Febrie mengungkapkan, upaya membantu pedagang kecil ini bekerja sama dengan pemilik Alfamart. Dia mengatakan, kerja sama dengan seluruh pihak harus dilakukan untuk bersama-sama membantu masyarakat.

“Hari ini bersama Pak Haji Sholihin dari Alfamart kita beli 15.000 bungkus dan diharapkan tidak hanya berjalan saat ini saja, tapi akan berkelanjutan,” ucapnya.

Febrie kemudian berbincang dengan para pedagang tersebut. Di antaranya, Pedagang Bubur Ayam, Fajari menyampaikan bahwa dirinya mengalami dampak PPKM, seperti lokasi dagang yang mau tidak mau harus dilakukan secara keliling. Padahal, ia terbiasa berdagang di depan sekolah yang berada di kawasan tersebut.

“Saya kan terdampak ini, saya aslinya jualan di sekolahan ini, jadi keliling terus,” kata Fajari saat berbincang dengan Febrie.

Fajari juga menyebut omzet yang didapatkanya per hari sebelum masa Covid 19 ini, kerap mencapai satu juta rupiah. Namun saat ini, dirinya harus bersusah payah untuk mendapatkan ratusan ribu rupiah tersebut.

“Biasa satu juta omzetnya kalau gak terdampak,” tandas Fajari. (Fanal Sagala)

No More Posts Available.

No more pages to load.

Siap