1447 H
رمضان كريم
Marhaban Ya Ramadan
Semoga bulan suci ini membawa keberkahan, kedamaian, dan ampunan bagi kita semua.
✦ Mari sucikan hati, perbanyak ibadah, dan pererat silaturahmi ✦
Hengki Lumban Toruan
HENGKI LUMBAN TORUAN CEO & Founder Sketsa Indonesia

Ketua DPC Demokrat Ngawi: Saya Akan Hormat Manakala Mahfud MD Memposisikan Sebagai Negarawan

oleh
11.2K pembaca

Jakarta, sketsindonews – Menteri Koordinator Politik Hukum dan Keamanan (MenkoPolhukam) Mahfud Md beberapa waktu lalu mengomentari gugatan Partai Demokrat versi Kongres Luar Biasa (KLB) di Deli Serdang dengan menyebut gugatan tersebut tidak ada gunanya. Menanggapi itu, Demokrat kubu Moeldoko menilai ucapan Mahfud tidak elok.

Ketua Dewan Perwakilan Cabang (DPC) Demokrat Kabupaten Ngawi, Jawa Timur, Muhammad Isnaini Widodo mengungkapkan, dalam urusan ini yang paham internal hanya dirinya beserta para kader lainnya.

“Saya akan hormat kepada beliau manakala beliau memposisikan diri sebagai seorang Negarawan, saya salut, saya kagum. tapi sekali lagi, dalam urusan ini yang paham internal adalah saya dan teman-teman, Mahfud MD diluar Partai Demokrat, tidak elok kalau statement terlalu jauh terkait Partai Demokrat” kata Isnaini kepada wartawan di Jakarta, pada Sabtu (2/10/21).

Gambar

Isnaini menambahkan, pihaknya berharap Mahfud MD untuk netral. Tidak pada tempatnya Mahfud MD berkomentar soal gugatan AD/ART Partai Demokrat.

“Kami tidak ingin Pak Mahfud MD mendapat stempel kroni Cikeas yang membela oligarki, tirani dan diktator. Serahkan saja sepenuhnya perkara kami ke Mahkamah Agung dan PTUN” ucapnya.

Jangan pula, lanjut Isnaini, Mahfud MD membuat kegaduhan ditengah pemerintahan Presiden Jokowi sedang kerja keras dalam pemulihan ekonomi dan mengatasi wabah pandemi
Covid 19.

Sebelumnya diberitakan, Mahfud MD membeberkan alasan pemerintah tidak mengesahkan Kongres Luar Biasa (KLB) Partai Demokrat Kubu Moeldoko. Dia mengakui hal tersebut adalah arahan dari Presiden Joko Widodo (Jokowi).

Dia mengklaim sejak awal Istana tidak mau mencampuri urusan kekisruhan antara Agus Harimurti Yudhoyono dan Moeldoko. Sebab itu dia pun menghadap kepada Jokowi untuk meminta arahan.

“Kalau Istana mau masuk kan ketika Moeldoko kongres di Medan itu kita tinggal sah kan saja dengan kasar. Tapi pada waktu itu, saya menghadap presiden bersama Menkum HAM,” kata Mahfud dalam dialog virtual bersama Didik Junaidi Rachbini melalui live Twitter, Rabu (29/9).

(Fanss)

No More Posts Available.

No more pages to load.

Siap