1447 H
رمضان كريم
Marhaban Ya Ramadan
Semoga bulan suci ini membawa keberkahan, kedamaian, dan ampunan bagi kita semua.
✦ Mari sucikan hati, perbanyak ibadah, dan pererat silaturahmi ✦
Hengki Lumban Toruan
HENGKI LUMBAN TORUAN CEO & Founder Sketsa Indonesia

Presiden Bangga Mentan Amran Wujudkan Swasembada Dalam 1 Tahun

oleh
Menteri Pertanian (Mentan) Andi Amran Sulaiman (Foto: Kementan)
74.8K pembaca

Presiden Prabowo Subianto mengapresiasi kerja keras lintas sektor dalam meningkatkan produksi beras nasional hingga mencapai yang tertinggi dalam sejarah NKRI berdiri. Mengenai hal ini, Kepala Negara bangga terhadap Menteri Pertanian (Mentan) Andi Amran Sulaiman yang bekerja keras mewujudkan swasembada hanya dalam waktu satu tahun.

“Dan bolehlah kita tegakan kepala kita dengan penuh penghormatan karena saya kasih target 4 tahun ternyata mampu dicapai dalam 1 tahun,” ujar Presiden pada Sidang Kabinet Paripurna di Istana Negera, Senin, (20/10/25)

Menurut Presiden, capaian produksi yang berhasil dikerjakan ini adalah prestasi luar biasa untuk bangsa dan rakyat Indonesia, di mana mencapai 31,38 juta ton pada periode Januari-Oktober 2025.

Gambar

“Ini salah satu prestasi yang sangat melegakan, sekarang ini kita punya produksi Nasiobal Januari-Oktober mencapai 31,38 juta ton. Ini produksi tertinggi sepanjang republik Indonesia berdiri,” katanya.

Berikutnya, kata Presiden, Cadangan Beras Pemerintah atau CBP di gudang bulog juga merupakan capaian tertinggi karena hingga Juni 2025 angkanya mencapai 4,2 juta ton. Disisi lain, capaian Nilai Tukar Petani (NTP) sebagai indikator kesejahteraan petani juga yang paling tinggi yaitu sebesar 124.

“NTP melonjak ke angka 124,36 tertinggi sepanjang sejarah RI. Kemudian HPP kita naikan menjadi Rp 6.500 dan kita telah tegas menindak perusahaan nakal yang menipu rakyat, beras subsidi ditempel dijual dengan harga premium,” katanya.

Tak hanya sampai disuruh, Presiden juga berbangga dengan penyaluran pupuk yang saat ini langsung diberikan ke parani, tanpa harus melewati berbagai regulasi lintas kementerian dan lembaga.

“Kita berhasil mendistribusikan pupuk langsung dari pabrik ke petani. Kita hapus 145 aturan regulasi tentang distribusi pupuk. Jadi tandangan tandatangan kita kurangi sebagai sumber masalah,” katanya.

No More Posts Available.

No more pages to load.

Siap