Logo HPN 2026

Hari Pers Nasional

Akan diselenggarakan di
PROVINSI BANTEN
9 Februari 2026

Tiang Monorel HR Rasuna Said Dibongkar, Penataan Kuningan Dimulai

oleh
23.6K pembaca

Pemerintah Provinsi DKI Jakarta memulai penataan kawasan Kuningan sisi timur sepanjang 3,6 kilometer dengan membongkar tiang monorel yang mangkrak selama puluhan tahun. Pembongkaran dilakukan di Jalan HR Rasuna Said, Jakarta Selatan, Rabu (14/1), dan disaksikan langsung oleh Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung.

Gubernur Pramono didampingi Wakil Gubernur Rano Karno, Gubernur ke-12 DKI Jakarta Sutiyoso, Kepala Kejaksaan Tinggi Daerah Khusus Jakarta Dr. Patris Yusrian Jaya, serta Direktur Koordinasi dan Supervisi Wilayah II KPK Brigjen Pol. Bachtiar Ujang Purnama.

Pramono menyebut pembongkaran tiang monorel sebagai penanda dimulainya penataan menyeluruh koridor HR Rasuna Said. Ia menegaskan seluruh proses dilakukan secara tertib, transparan, dan taat hukum.

Gambar

“Groundbreaking penataan Jalan HR Rasuna Said kami tandai dengan pemotongan tiang monorel. Kami memastikan seluruh proses berjalan sesuai aturan dan tidak menimbulkan persoalan hukum di kemudian hari,” ujar Pramono.

Ia menjelaskan, penataan kawasan telah melalui proses panjang dengan pendampingan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) serta dukungan Kejaksaan Tinggi DKI Jakarta. Terkait aset, Pemprov DKI terus berkoordinasi dengan PT Adhi Karya, sementara besi hasil pembongkaran akan diserahkan sesuai ketentuan yang berlaku.

Biaya pembongkaran tiang monorel sebesar Rp254 juta merupakan bagian kecil dari total anggaran sekitar Rp102 miliar untuk penataan kawasan secara menyeluruh. Program penataan meliputi perbaikan badan jalan dan drainase, pelebaran trotoar ramah pejalan kaki dan disabilitas, penerangan jalan umum, taman, serta perlengkapan jalan lainnya.

Selain itu, akan dilakukan penyesuaian geometrik jalan untuk meningkatkan kelancaran lalu lintas, pembangunan halte transportasi publik terintegrasi, serta pembaruan tiang PJU dengan konsep modern.

“Penataan ini bukan sekadar membongkar, tetapi meningkatkan kualitas ruang jalan agar lebih nyaman, aman, dan estetis,” kata Pramono.

Sebanyak 109 tiang monorel di sepanjang HR Rasuna Said hingga kawasan Hotel Grand Melia akan dibongkar secara bertahap. Penataan ini diharapkan memperkuat fungsi Kuningan sebagai kawasan pusat ekonomi, bisnis, dan diplomasi, yang menjadi lokasi 11 kantor kedutaan besar.

“Melalui penataan ini, kami ingin menjadikan Kuningan sebagai etalase Jakarta sebagai kota global,” tambahnya.

Sementara itu, Sutiyoso mengapresiasi keputusan Pemprov DKI yang dinilainya memberi kepastian setelah puluhan tahun tiang monorel terbengkalai.

“Hanya ada dua pilihan, dilanjutkan atau dibongkar. Hari ini diputuskan dibongkar, dan itu keputusan tepat,” ujarnya.

Pekerjaan penataan Jalan HR Rasuna Said sisi timur dilakukan oleh Dinas Bina Marga DKI Jakarta secara bertahap pada malam hari tanpa penutupan jalan. Proyek ini ditargetkan rampung pada September 2026.

No More Posts Available.

No more pages to load.

Siap