Geger !!! Mayat Pria Ditemukan di Sawah Pandeglang

oleh
Penemuam mayat pria di area persawahan Kampung Surianeun, Desa Surianeun, Kecamatan Patia, Kabupaten Pandeglang, Banten, Minggu (19/4/26).
159.7K pembaca

Warga digegerkan dengan penemuan sesosok mayat pria di area persawahan Kampung Surianeun, Desa Surianeun, Kecamatan Patia, Kabupaten Pandeglang, Banten, Minggu (19/4/26) sekitar pukul 12.30 WIB.

Korban diketahui bernama Suandra (55), yang akrab disapa Euyeup, warga Kampung Cisampur, Desa Gunung Batu, Kecamatan Munjul. Identitas korban dibenarkan oleh Tenaga Kesejahteraan Sosial Kecamatan (TKSK) Munjul, Syamsiah.

Penemuan mayat pertama kali dilaporkan oleh Badri (40), seorang petani yang sedang mencari rumput di sekitar lokasi. Ia menemukan korban tergeletak di semak-semak, lalu segera melapor kepada Kepala Desa Surianeun, M. Rizali Assukron.

Gambar

Menindaklanjuti laporan tersebut, Kampung Siaga Bencana (KSB) Kecamatan Patia bersama Polsek Patia, UPT Puskesmas Patia, pemerintah desa dan kecamatan, serta warga setempat langsung menuju lokasi untuk melakukan evakuasi.

Jenazah dievakuasi menggunakan kantong mayat dari Puskesmas Patia dan sempat dibawa ke Masjid Kampung Surianeun untuk dimandikan dan disalatkan.

Informasi penemuan mayat kemudian disebarluaskan melalui grup WhatsApp KSB se-Kabupaten Pandeglang. Dari informasi tersebut, Syamsiah mengenali korban sebagai Suandra.

“Setelah dikenali, kami langsung berkoordinasi dengan pemerintah desa di Kecamatan Munjul hingga akhirnya terhubung dengan pihak keluarga,” ujar Sabda, Ketua KSB Kecamatan Patia.

Setelah identitas dipastikan, tim gabungan mengantarkan jenazah ke rumah duka di Kecamatan Munjul. Setibanya di lokasi, jenazah langsung diserahkan kepada keluarga untuk dimakamkan.

Pihak KSB menyatakan bahwa penyebab kematian sepenuhnya diserahkan kepada pihak kepolisian untuk diselidiki lebih lanjut.

“Kami mengimbau masyarakat tetap tenang dan tidak berspekulasi sambil menunggu hasil penyelidikan resmi,” kata Sabda.

Sementara itu, Kepala Desa Gunung Batu, Ata Kusmawa, mewakili keluarga korban menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang telah membantu proses evakuasi hingga pemulangan jenazah.

“Kami mengucapkan terima kasih kepada kepolisian, pemerintah desa, tenaga kesehatan, KSB, dan masyarakat yang telah membantu sejak evakuasi hingga pemakaman. Semoga kebaikan ini mendapat balasan dari Allah SWT,” ujarnya.

No More Posts Available.

No more pages to load.

Siap