Vatikan Tunjuk Mgr Walter Erbi sebagai Nunsius Apostolik Baru untuk Indonesia

oleh
Mgr. Walter Erbi resmi ditunjuk Takhta Suci Vatikan sebagai Nunsius Apostolik atau Duta Besar Vatikan untuk Indonesia, menggantikan Mgr. Piero Pioppo.
20.8K pembaca

Takhta Suci Vatikan secara resmi menunjuk Mgr. Walter Erbi sebagai Nunsius Apostolik (Duta Besar Vatikan) untuk Indonesia. Pengumuman tersebut disampaikan melalui Kantor Pers Vatikan pada Rabu (1/7/2026), menandai babak baru hubungan diplomatik antara Takhta Suci dan Republik Indonesia.

Mgr. Walter Erbi menggantikan Mgr. Piero Pioppo, yang sejak November 2025 mendapat penugasan baru sebagai Nunsius Apostolik untuk Kerajaan Spanyol.

Sebelum ditugaskan ke Indonesia, Mgr. Walter Erbi menjabat sebagai Nunsius Apostolik untuk Liberia, Sierra Leone, dan Gambia sejak 16 Juli 2022. Lahir di Turin, Italia, pada Januari 1968, ia ditahbiskan sebagai imam pada 10 Mei 1992. Lulusan Hukum Kanonik tersebut menguasai sejumlah bahasa, yakni Italia, Spanyol, Prancis, dan Inggris.

Karier diplomatik Mgr. Erbi juga terbilang panjang. Ia pernah bertugas di berbagai Nunsiatura Apostolik di Yunani, Meksiko, Belgia, Italia, Australia, Prancis, dan Turki. Pengalaman tersebut dinilai menjadi bekal penting dalam membangun hubungan Gereja Katolik dengan berbagai negara dan budaya.

Penunjukan Mgr. Walter Erbi mendapat sambutan positif dari berbagai kalangan umat Katolik di Indonesia, termasuk Ordinariatus Castrensis Indonesia (OCI) atau Keuskupan Umat Katolik di lingkungan TNI dan Polri.

Irjen Pol (Purn) Herry Dahana menyampaikan ucapan selamat atas penugasan tersebut. Ia berharap kehadiran Nunsius Apostolik yang baru dapat semakin mempererat hubungan antara Takhta Suci dan Indonesia serta memperkuat pelayanan pastoral bagi umat Katolik.

“Selamat datang kepada Mgr. Walter Erbi. Semoga beliau membawa semangat persaudaraan, mempererat hubungan antara Takhta Suci dengan Pemerintah Indonesia, serta semakin menguatkan pelayanan pastoral bagi seluruh umat Katolik, termasuk umat di lingkungan TNI dan Polri,” ujar Herry Dahana, Kamis (2/7/2026).

Menurut Herry, Indonesia merupakan negara yang menjunjung tinggi keberagaman, toleransi, dan persatuan. Karena itu, peran Nunsius Apostolik dinilai strategis dalam memperkuat dialog, kerja sama, serta nilai-nilai perdamaian dan kemanusiaan yang menjadi bagian dari misi Gereja Katolik.

Dengan pengalaman diplomatik internasional yang dimiliki Mgr. Walter Erbi, hubungan bilateral antara Takhta Suci dan Indonesia diharapkan semakin erat serta mampu memperkuat kontribusi Gereja dalam mendukung persatuan bangsa dan kehidupan masyarakat yang harmonis.

No More Posts Available.

No more pages to load.

Siap