Jakarta Timur Tangani 729,72 Ton Sampah, Wali Kota Minta Lurah Perkuat Monitoring Harian

oleh
Wali Kota Jakarta Timur Munjirin memimpin rapat monitoring dan evaluasi penanganan sampah di Kantor Wali Kota Jakarta Timur, Selasa (14/7/2026).
13.4K pembaca

Pemerintah Kota Administrasi Jakarta Timur berhasil menangani 729,72 ton sampah selama periode Mei hingga 10 Juli 2026. Capaian ini menjadi bagian dari upaya memperkuat pengelolaan sampah dari hulu ke hilir melalui pemilahan sampah di sumber dan pengolahan berbasis masyarakat.

Capaian tersebut disampaikan Wali Kota Administrasi Jakarta Timur, Munjirin, saat memimpin Rapat Monitoring dan Evaluasi Lanjutan Penanganan Sampah di Ruang Sri Gunting, Lantai 2 Kantor Wali Kota Jakarta Timur, Selasa (14/7/2026).

Dari total sampah yang berhasil ditangani, sebanyak 399.874,54 kilogram merupakan sampah anorganik, sedangkan 329.842,29 kilogram merupakan sampah organik.

Selain pengelolaan sampah, Pemkot Jakarta Timur juga terus mendorong pengurangan sampah organik melalui pembangunan lubang biopori jumbo. Hingga saat ini, telah dibangun 1.787 lubang biopori jumbo yang tersebar di 711 RW pada 10 kecamatan.

“Data ini akan terus bertambah karena proses pembuatan lubang biopori masih berlangsung di sekolah, tempat ibadah, kantor kelurahan, maupun kantor kecamatan,” ujar Munjirin.

Rapat evaluasi tersebut dihadiri Sekretaris Kota Administrasi Jakarta Timur Eka Darmawan, Asisten Perekonomian dan Pembangunan Fauzi, Asisten Pemerintahan Bambang Pangestu, serta 85 peserta yang terdiri atas perwakilan 10 kecamatan, 65 kelurahan, 10 Kepala Satuan Pelaksana Suku Dinas Lingkungan Hidup, dan perangkat daerah terkait.

Dalam arahannya, Munjirin mengapresiasi kinerja camat, lurah, dan petugas lapangan yang terus mengedukasi masyarakat mengenai pentingnya pemilahan sampah sejak dari sumber.

Ia menegaskan, pengelolaan sampah harus menjadi perhatian setiap hari melalui pemantauan rutin di seluruh wilayah agar setiap persoalan dapat segera ditangani sebelum berkembang menjadi keluhan masyarakat.

“Saya tekankan kepada seluruh lurah agar melakukan monitoring setiap hari terkait penanganan sampah di wilayahnya dan tidak menunggu persoalan tersebut menjadi viral,” tegasnya.

Melalui evaluasi berkala ini, Pemerintah Kota Administrasi Jakarta Timur berharap pengelolaan sampah semakin optimal, partisipasi masyarakat terus meningkat, serta target mewujudkan lingkungan yang bersih, sehat, dan berkelanjutan dapat tercapai.

No More Posts Available.

No more pages to load.

Siap