Kemenhut Perkuat Call Center Penyelamatan Satwa

oleh
Seekor orangutan berada di antara pepohonan di kawasan hutan Kalimantan. Satwa liar menjadi salah satu yang terdampak kebakaran hutan dan lahan (karhutla), sehingga upaya penyelamatan dan pemantauan terus diperkuat. (Sumber: kehutanan.go.id)
22.1K pembaca

Kementerian Kehutanan (Kemenhut) memperkuat jalur pelaporan untuk mempercepat penyelamatan satwa liar yang terdampak kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Kalimantan Tengah (Kalteng).

Masyarakat yang menemukan orangutan atau satwa liar lain dalam kondisi terdampak karhutla diminta segera melapor melalui call center yang tersedia. Jalur pelaporan tersebut akan disosialisasikan lebih luas agar masyarakat mengetahui kontak yang harus dihubungi.

Menteri Kehutanan Raja Antoni mengatakan mekanisme pelaporan telah berjalan melalui kerja sama Kemenhut, Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) Kalteng, serta organisasi konservasi seperti Borneo Orangutan Survival Foundation (BOSF), Orangutan Foundation International (OFI), dan OFI UK.

“Dan kita berharap nanti setiap masyarakat yang menemukan orang utan atau satwa liar lainnya di kampung mereka, telepon ke nomor ini,” ujar Raja Antoni di Nyaru Menteng, Kalimantan Tengah, Sabtu (5/9/2026).

Setiap laporan akan ditindaklanjuti oleh tim yang berada paling dekat dengan lokasi. Tim penyelamatan dapat berasal dari BOSF, OFI, OFI UK, maupun BKSDA Kemenhut.

Langkah tersebut ditujukan untuk mempercepat evakuasi dan penanganan satwa yang membutuhkan pertolongan akibat dampak karhutla.

Kemenhut juga akan meningkatkan frekuensi patroli penyelamatan satwa. Patroli yang sebelumnya dilakukan secara berkala akan ditingkatkan menjadi setiap hari, disertai edukasi kepada masyarakat mengenai tindakan yang perlu dilakukan saat menemukan satwa liar terdampak karhutla.

Menurut Kemenhut, ancaman karhutla terhadap satwa tidak hanya berasal dari api, tetapi juga paparan asap. Karena itu, sistem pelaporan dan respons cepat menjadi bagian penting dalam upaya perlindungan satwa liar.

Nomor Call Center 24 Jam

Masyarakat yang menemukan orangutan atau satwa liar terdampak karhutla dapat menghubungi:

BKSDA Kalbar: 0811 577 6767

BKSDA Kalteng: 0811 5218 500

BKSDA Kaltim: 0821 1333 8181

Kemenhut mengajak masyarakat segera melapor dan tidak menangani satwa liar terdampak karhutla secara mandiri. Laporan yang cepat dapat membantu petugas menentukan langkah penyelamatan sesuai kondisi satwa dan lokasi temuan.

Catatan: Informasi ini dikutip dari situs resmi Kementerian Kehutanan Republik Indonesia, Sabtu (5/9/2026).

No More Posts Available.

No more pages to load.

Siap