Hari Keenam Pencarian, Polair dan PWI Banten Sisir Ujung Kulon Selama 12 Jam

oleh
Personel Ditpolairud Polda Banten bersama lima delegasi PWI Banten saat mengikuti penyisiran perairan Ujung Kulon menggunakan KP Sanjaya POL 7017 dalam pencarian lima wartawan dan tiga ABK yang hilang.
16.3K pembaca

Pencarian lima wartawan dan tiga anak buah kapal (ABK) yang dilaporkan hilang saat hendak meliput aktivitas Gunung Anak Krakatau (GAK) terus dilakukan. Memasuki hari keenam, Minggu (13/9/2026), tim gabungan memperluas penyisiran hingga perairan Ujung Kulon, Kabupaten Pandeglang.

Penyisiran dilakukan personel Direktorat Polisi Perairan dan Udara (Ditpolairud) Polda Banten bersama unsur Korpolairud Baharkam Polri menggunakan KP Sanjaya POL 7017.

Lima delegasi Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Provinsi Banten juga ikut dalam operasi tersebut sebagai bentuk solidaritas terhadap rekan-rekan wartawan yang masih dalam pencarian.

Lima delegasi tersebut terdiri atas Herman dari PenaBanten.com, Raden Dede dari Siberindo.co, David Nababan dari Indosatunews.com, Herfa Al Jihad selaku Humas PWI Banten dari Berita-Rakyat.com, serta Yustinus Agus dari DistrikBantenNews.com.

12 Jam Menyisir Perairan Ujung Kulon

Pencarian menggunakan KP Sanjaya POL 7017 dimulai sekitar pukul 07.00 WIB dan berakhir sekitar pukul 19.00 WIB. Selama 12 jam, tim melakukan penyisiran dan pengamatan terhadap wilayah perairan yang dilalui hingga kawasan Ujung Kulon.

Personel Polair terus memantau permukaan laut, termasuk menggunakan alat bantu penglihatan untuk mengamati objek dari kejauhan.

AKBP Capt. Sherly Anggraini, S.ST., M.Han., M.Mar., yang turut berada dalam rangkaian pencarian, mengatakan kondisi cuaca menjadi salah satu faktor yang terus dipantau selama operasi.

“Pencarian menuju arah Ujung Kulon. Kondisi cuaca akan terus dipantau. Jika cuaca tidak memungkinkan, tim harus segera melaporkan situasi,” ujar Sherly.

Namun, setelah penyisiran selama 12 jam, lima wartawan dan tiga ABK yang menjadi sasaran pencarian belum ditemukan.

Area Pencarian Dibagi Lima Sektor

Berdasarkan dokumen operasi hari keenam, KP Sanjaya bersama KRI Lepu ditempatkan di Sektor Y dengan luas area pencarian mencapai 497 NM². Jalur pencarian sektor tersebut mencakup titik Y1 hingga Y12 di sekitar perairan Ujung Kulon dan Pulau Panaitan.

Secara keseluruhan, area pencarian hari keenam dibagi menjadi lima sektor, yakni:

Sektor V: 840 NM²

Sektor W: 1.120 NM²

Sektor Z: 809 NM²

Sektor Y: 497 NM²

Sektor X: 681 NM²

Sejumlah unsur turut dikerahkan di sektor masing-masing. KRI Kerambit, KP Hayabusa, dan KAL Pahowang tercatat berada di Sektor V. Sementara KRI Leuser dan KAL Anyer berada di Sektor W.

Di Sektor Z terdapat KN SAR Basudewa dan KN SAR Antasena. Adapun Sektor X melibatkan KN SAR Tetuka, RBB Peucang, RIB 02 Banten, RIB 02 Lampung, KP2016, KP2013, KM Garuda, dan KM Bima.

PWI Banten Beri Dukungan

Ketua PWI Banten Rian Nopandra melalui Humas PWI Banten Herfa Al Jihad mengatakan, keikutsertaan lima delegasi merupakan bentuk kepedulian terhadap rekan seprofesi yang masih dalam pencarian.

“Sejak pukul 07.00 sampai pukul 19.00 WIB kami bersama-sama mengikuti perjalanan pencarian. Selama 12 jam kami melihat langsung bagaimana tim melakukan penyisiran. Kami berangkat dengan satu harapan, rekan-rekan kami bisa segera ditemukan,” kata Herfa.

Menurut Herfa, mengikuti operasi secara langsung memberikan gambaran mengenai tantangan yang dihadapi tim pencarian di tengah luasnya wilayah perairan.

Ia juga mengapresiasi kerja keras personel Ditpolairud Polda Banten dan Korpolairud Baharkam Polri dalam melakukan penyisiran.

“Kami tentu berangkat dengan harapan bisa kembali membawa kabar baik. Sampai pukul 19.00 WIB, hasil yang kami harapkan memang belum diperoleh. Tetapi kami menyaksikan sendiri ikhtiar dan kerja keras yang dilakukan,” ujarnya.

Sherly Beri Semangat kepada Wartawan

Di tengah operasi pencarian, Sherly juga memberikan semangat kepada para wartawan yang ikut dalam perjalanan.

“Semangat untuk kawan-kawan wartawan yang turut serta membantu. Jangan pernah kapok berbuat kebaikan,” ujar Sherly.

Herfa mengatakan, kebersamaan selama perjalanan membuat delegasi PWI Banten dapat melihat langsung proses pencarian sekaligus berinteraksi dengan personel di lapangan.

Menurutnya, personel Polair menunjukkan sikap ramah dan humanis selama perjalanan.

Meski operasi hari keenam belum menemukan lima wartawan dan tiga ABK, seluruh unsur pencarian tetap berupaya melakukan penyisiran di wilayah yang telah ditentukan.

Bagi PWI Banten, keterlibatan dalam operasi tersebut merupakan bentuk solidaritas sekaligus dukungan moral kepada keluarga dan rekan-rekan yang masih menunggu kabar.

Pencarian terhadap lima wartawan dan tiga ABK pun masih berlanjut dengan harapan seluruh korban dapat segera ditemukan.

No More Posts Available.

No more pages to load.

Siap