Nyamuk sering menjadi gangguan di rumah, terutama ketika sore hingga malam hari. Selain menyebabkan gatal setelah menggigit, beberapa jenis nyamuk juga dapat membawa penyakit.
Salah satu cara alami yang banyak dilakukan adalah menanam tanaman beraroma di sekitar rumah. Beberapa tanaman berbunga memang memiliki aroma atau senyawa alami yang berpotensi mengganggu nyamuk. Namun, jangan menganggap bunga sebagai pengganti obat antinyamuk atau pemberantasan sarang nyamuk.
Sejumlah penelitian mengenai tanaman pengusir serangga lebih banyak menguji minyak atau ekstrak tanaman, bukan tanaman yang sekadar diletakkan di dalam pot. Karena itu, efektivitas bunga yang ditanam di halaman rumah bisa berbeda.
1. Bunga Lavender
Lavender dikenal memiliki aroma khas yang cukup kuat. Minyak lavender termasuk salah satu minyak nabati yang pernah diteliti karena memiliki aktivitas sebagai pengusir serangga.
Lavender dapat ditanam dalam pot dan ditempatkan di area rumah seperti teras atau dekat jendela. Selain aromanya, bunganya juga membuat tanaman ini cocok dijadikan penghias rumah.
Namun, menanam lavender begitu saja tidak berarti nyamuk otomatis akan hilang. Efek pengusir nyamuk lebih banyak dikaitkan dengan minyak atau ekstraknya.
2. Bunga Marigold
Marigold atau yang dikenal di Indonesia sebagai bunga tahi ayam juga sering disebut sebagai salah satu tanaman yang dapat membantu mengurangi gangguan serangga.
Tanaman ini memiliki aroma khas dan termasuk tanaman yang sering direkomendasikan untuk ditanam di area kebun. University of Minnesota Extension memasukkan marigold sebagai salah satu tanaman yang dapat membantu mengurangi gangguan nyamuk dan sejumlah hama kebun.
Bunga marigold juga relatif menarik untuk ditanam di pot maupun taman rumah.
3. Geranium Beraroma
Geranium beraroma atau scented geranium juga banyak dikenal sebagai tanaman yang dikaitkan dengan pengusir nyamuk.
Minyak geranium telah diteliti untuk aktivitas pengusir serangga. Namun, penelitian tersebut tidak berarti tanaman geranium yang diletakkan di halaman otomatis memberikan perlindungan dari gigitan nyamuk.
Karena itu, geranium lebih tepat dipandang sebagai tanaman tambahan, bukan metode utama untuk mengendalikan nyamuk.
4. Bunga Krisan
Krisan memiliki kaitan dengan piretrin, kelompok senyawa alami yang digunakan dalam sejumlah produk pengendali serangga.
Namun, keberadaan tanaman krisan di rumah tidak sama dengan menggunakan produk insektisida berbahan aktif piretrin. Efektivitas pengendalian nyamuk tetap bergantung pada bentuk dan konsentrasi bahan yang digunakan.
Jadi, jangan menganggap menanam krisan saja sudah cukup untuk mengusir nyamuk.
5. Catnip
Catnip atau Nepeta cataria merupakan tanaman berbunga dari keluarga mint. Tanaman ini termasuk kelompok tanaman aromatik yang telah diteliti terkait aktivitas pengusir nyamuk.
University of Georgia Extension juga memasukkan catnip sebagai salah satu tanaman berbunga yang aromanya berpotensi membantu mengurangi gangguan nyamuk.
Tanaman ini lebih cocok menjadi bagian dari taman atau area luar rumah daripada dijadikan satu-satunya cara untuk melindungi keluarga dari gigitan nyamuk.
Jangan Hanya Mengandalkan Bunga
Menanam tanaman beraroma bisa menjadi salah satu langkah tambahan, tetapi pengendalian nyamuk tetap perlu dilakukan dengan cara yang lebih efektif.
Salah satu langkah terpenting adalah menghilangkan genangan air yang dapat menjadi tempat nyamuk berkembang biak. Wadah, pot, ember, talang, atau benda lain yang dapat menampung air perlu diperiksa secara rutin.
UC IPM juga merekomendasikan mengurangi genangan air di sekitar rumah, menggunakan penolak nyamuk yang sesuai, serta mengenakan pakaian yang melindungi kulit ketika berada di luar rumah.
Kesimpulan
Lavender, marigold, geranium beraroma, krisan, dan catnip dapat menjadi pilihan tanaman untuk mempercantik rumah sekaligus memiliki aroma atau senyawa yang dikaitkan dengan aktivitas pengusir serangga.
Meski demikian, jangan mengandalkan bunga sebagai satu-satunya cara mengusir nyamuk. Menutup atau menghilangkan tempat penampungan air dan menggunakan perlindungan terhadap gigitan nyamuk tetap menjadi bagian penting dalam pengendalian nyamuk di rumah.











