Kongres PATPI 2026 Tetapkan Prof. Feri Kusnandar sebagai Ketua Umum

oleh
Prof. Feri Kusnandar ditetapkan sebagai Ketua Umum Perhimpunan Ahli Teknologi Pangan Indonesia (PATPI) periode 2026–2030 dalam Kongres dan Annual Meeting PATPI 2026 di Jakarta.
6.4K pembaca

Perhimpunan Ahli Teknologi Pangan Indonesia (PATPI) menetapkan Prof. Feri Kusnandar sebagai Ketua Umum PATPI periode 2026–2030 melalui Kongres dan Annual Meeting PATPI 2026 di Universitas Sahid, Jakarta.

Prof. Feri menggantikan Prof. Dr. Ir. Giyatmi, M.Si. yang memimpin PATPI pada periode 2022–2026. Pergantian kepemimpinan tersebut menjadi bagian dari agenda kongres empat tahunan untuk mengevaluasi kinerja organisasi sekaligus menetapkan arah PATPI untuk periode berikutnya.

“Pergantian kepengurusan bukanlah akhir dari sebuah perjalanan, melainkan keberlanjutan estafet pengabdian. PATPI harus semakin kuat sebagai rujukan ilmiah bagi masyarakat, pemerintah atau regulator, dan industri,” ujar Giyatmi.

Perkuat Organisasi dan Kompetensi Profesi

Selama periode 2022–2026, PATPI memperluas jaringan organisasi hingga lebih dari 30 cabang dengan lebih dari 1.100 anggota aktif di berbagai daerah.

Penguatan organisasi dilakukan melalui konsolidasi cabang, penyempurnaan tata kelola, pengembangan Sistem Informasi Anggota, serta berbagai program penghargaan bagi anggota dan cabang.

Di bidang profesi, PATPI mulai membangun fondasi uji kompetensi Sarjana Teknologi Pangan. Uji coba yang berlangsung pada 5 September 2026 diikuti 228 mahasiswa dari 23 program studi Teknologi Pangan dan program studi sejenis.

Program tersebut diarahkan untuk memperkuat pengakuan kompetensi lulusan sekaligus meningkatkan kesiapan sumber daya manusia menghadapi kebutuhan industri pangan.

PATPI juga mendorong peningkatan mutu pendidikan melalui pengembangan kurikulum berbasis Outcome-Based Education (OBE), dukungan terhadap pembentukan Lembaga Akreditasi Mandiri Pendidikan Tinggi Ilmu Pertanian (LAM-PTIP), serta penguatan jurnal ilmiah.

Ruang bagi mahasiswa dan generasi muda juga diperluas melalui kompetisi riset, pengembangan produk pangan, dan Food Quiz Bowl.

Dorong Keamanan dan Inovasi Pangan

PATPI menegaskan peran ahli teknologi pangan tidak hanya berkaitan dengan kegiatan akademik dan industri, tetapi juga dalam menjawab berbagai persoalan pangan nasional.

Sejumlah isu yang menjadi perhatian meliputi keamanan pangan, ketahanan pangan, diversifikasi pangan lokal, pangan fungsional, reformulasi produk, hingga pelaksanaan Program Makan Bergizi Gratis (MBG).

Menurut Giyatmi, pelaksanaan MBG dalam skala besar membutuhkan dukungan ahli teknologi pangan agar makanan yang disediakan memenuhi aspek gizi, keamanan, mutu, konsistensi produksi, dan keterjangkauan. Program tersebut juga dinilai dapat membuka peluang pemanfaatan pangan lokal dan keterlibatan UMKM.

PATPI turut mendorong masyarakat memahami isu pangan, termasuk perdebatan mengenai ultra-processed food (UPF), berdasarkan bukti ilmiah.

Penilaian terhadap suatu produk pangan, menurut PATPI, perlu mempertimbangkan komposisi, nilai gizi, tingkat dan tujuan pengolahan, keamanan, porsi, frekuensi konsumsi, serta pola makan secara keseluruhan.

Lima Agenda PATPI 2026–2030

Untuk kepengurusan periode 2026–2030, Giyatmi menitipkan sejumlah agenda kepada kepemimpinan baru.

Lima agenda tersebut meliputi penguatan cabang, pelibatan generasi muda, peningkatan kerja sama dengan perguruan tinggi dan pusat riset, pengembangan kemitraan dengan industri serta UMKM, dan perluasan kiprah PATPI di tingkat ASEAN maupun internasional.

Kemitraan dengan pemerintah dan regulator juga dinilai penting untuk memperkuat kontribusi keilmuan PATPI dengan tetap menjaga independensi organisasi.

Dengan kepemimpinan Prof. Feri Kusnandar, PATPI akan melanjutkan pengembangan organisasi profesi yang menghimpun akademisi, peneliti, praktisi, dan pemerhati ilmu serta teknologi pangan.

PATPI diharapkan dapat memperkuat kontribusi di bidang pendidikan, riset, kompetensi profesi, inovasi, keamanan pangan, kebijakan, serta jejaring nasional dan internasional.

No More Posts Available.

No more pages to load.

Siap