Rahmat Fadillah alias Fadil, 21 tahun, kembali mendatangi Job Fair 2026 di GOR Cengkareng, Jakarta Barat, Selasa (22/9/2026). Langkah itu dilakukan setelah lima lamaran kerja yang sebelumnya ia kirim belum membuahkan hasil.
Lulusan SMK Negeri 61 tersebut sebelumnya mencari pekerjaan melalui Job Fair di Cempaka Putih, Jakarta Pusat. Dari kegiatan itu, Fadil mengaku telah mengirim lima lamaran kepada perusahaan, tetapi belum mendapat kabar diterima bekerja.
Menurut Fadil, mencari pekerjaan ternyata tidak semudah yang dibayangkannya. Ia mengaku telah memiliki pengalaman kerja sekitar tiga tahun di minimarket, tetapi masih belum mengetahui alasan lamarannya belum berhasil.
“Menurut saya sih, ini benar-benar kayak sulit banget. Sampai pergi ke daerah orang gitu, menurut saya kayak, ternyata nyari kerja tuh sesusah ini ya,” ujar Fadil.
Sempat Kesulitan Beli Bensin
Perjuangan Fadil mencari pekerjaan juga sempat terkendala masalah biaya perjalanan. Saat hendak mendatangi Job Fair di Cempaka Putih, bensin sepeda motornya habis.
Ia kemudian mencoba meminjam uang Rp10.000 hingga Rp20.000 kepada teman-temannya untuk membeli bensin. Namun, tidak ada yang dapat membantunya saat itu.
“Saya waktu itu cuma butuh Rp10.000 sampai Rp20.000 buat isi bensin. Tapi teman-teman saya juga enggak ada yang punya,” katanya.
Fadil akhirnya mendapat bantuan dari seorang pengemudi ojek online sehingga dapat melanjutkan perjalanan.
“Saya benar-benar enggak ada duit sama sekali. Akhirnya ditolongin ojol,” tuturnya.
Tetap Membawa Dokumen Lamaran
Meski lima lamaran sebelumnya belum berhasil, Fadil tetap kembali mendatangi Job Fair 2026 di Cengkareng. Ia membawa sejumlah dokumen, termasuk CV, ijazah, dan kartu keluarga untuk memenuhi persyaratan perusahaan yang membuka lowongan.
Fadil berharap pengalaman kerja sekitar tiga tahun di minimarket dapat menjadi modal dalam mencari pekerjaan baru.
“Harusnya dengan pengalaman saya yang sudah tiga tahun ini saya kerja, harusnya sih 80 persen. Cuma tuh benar-benar sekarang kayak susah banget,” ucapnya.
Ia juga mengaku masih mencari tahu alasan lima lamarannya belum diterima.
“Saya juga kayak masih nanya, mungkin salahnya di ini ya? Mungkin salahnya di situ? Dan sampai sekarang tuh enggak nemu jawabannya,” ungkap Fadil.
Meski mengaku lelah menjalani proses mencari pekerjaan, Fadil memilih untuk tetap mencoba. Setelah berbincang, ia kembali masuk ke area Job Fair 2026 untuk mencari peluang kerja.
“Masih berjuang. Ini saya mau ke dalam lagi,” kata dia.
Pengalaman Fadil merupakan kisah pribadi seorang pencari kerja berusia 21 tahun. Ia mengaku telah memiliki sekitar tiga tahun pengalaman di minimarket dan mengirim lima lamaran melalui job fair, tetapi belum mendapatkan pekerjaan. Pengalaman tersebut tidak serta-merta menggambarkan kondisi pasar kerja secara keseluruhan.










