Parlemen Remaja 2026, Minat Generasi Muda Pelajari Politik Meningkat

oleh
Anggota Komisi I DPR RI Andina Thresia Narang saat berdiskusi bersama peserta Parlemen Remaja 2026 di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta.(Sumber:dpr.go.id)
5.7K pembaca

Minat generasi muda untuk memahami politik dan mekanisme kerja parlemen terlihat dalam pelaksanaan Parlemen Remaja 2026. Program edukasi yang diselenggarakan DPR RI tersebut diikuti oleh 200 pelajar terpilih dari berbagai daerah di Indonesia.

Anggota Komisi I DPR RI Andina Thresia Narang mengatakan tingginya jumlah pendaftar dan pertanyaan yang disampaikan peserta menunjukkan adanya ketertarikan pelajar untuk memahami proses politik secara lebih dekat.

Menurut Andina, hampir 11.000 pelajar mendaftar Parlemen Remaja 2026, tetapi hanya 200 peserta yang terpilih. Program tersebut memang dirancang untuk memberikan pengalaman kepada pelajar dalam mengenal tugas dan fungsi parlemen serta proses pembentukan undang-undang.

“Saya sangat bangga dengan generasi muda yang ikut dalam Parlemen Remaja ini. Pertanyaannya luar biasa dan mereka sangat mengerti apa yang mereka tanyakan,” ujar Andina di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Rabu (30/9/2026).

Andina menilai peserta yang berasal dari kelas X hingga XII SMA menunjukkan keberanian dalam menyampaikan pertanyaan dan membahas berbagai persoalan publik. Menurutnya, pengalaman tersebut dapat membantu pelajar mengenal proses demokrasi dan kerja lembaga legislatif.

“Ini membuktikan bahwa generasi muda kita antusias terhadap politik. Bukan lagi tidak peduli dengan politik, tetapi mereka sangat ingin belajar bagaimana mekanisme di dalam DPR,” katanya.

Pelajar Belajar Mekanisme Kerja DPR

Ketertarikan peserta juga terlihat dari pertanyaan mengenai proses pembahasan kebijakan di DPR, termasuk mekanisme kerja Panitia Kerja (Panja).

“Mereka ingin tahu bagaimana dalam Panja itu seperti apa. Ini adalah hal yang baik untuk membimbing generasi muda kita untuk peduli dengan politik, melek terhadap politik, dan ingin tahu terhadap keadaan Indonesia,” ujar Andina.

Parlemen Remaja merupakan program edukasi demokrasi DPR RI yang memberikan kesempatan kepada pelajar SMA, SMK, dan MA sederajat untuk mengenal proses kerja parlemen. Peserta juga mengikuti simulasi rapat kerja, rapat paripurna, kunjungan kerja, serta proses pembentukan undang-undang.

Andina berharap program tersebut terus dikembangkan sehingga semakin banyak pelajar dari berbagai daerah memperoleh kesempatan untuk mengenal parlemen secara langsung.

“Harapannya terus ditingkatkan dan kalau bisa lebih banyak lagi kesempatan yang kita berikan kepada semua siswa yang ada di Indonesia. Saya harapkan generasi muda kita menjadi generasi muda yang tangguh, kuat, dan hebat,” pungkasnya.

Sumber: DPR RI / Parlemen Remaja 2026.

No More Posts Available.

No more pages to load.

Siap