Jelang Lebaran, Menhub Minta Jam Operasional Bandara Ditambah

oleh
9.5K pembaca

Ternate, sketsindonews – Menteri Perhubungan (Menhub) meminta operator bandara menambah jam operasional bandara hingga pukul. 24.00. Hal tersebut ditujukan untuk mengantisipasi kenaikan jumlah penumpang pada angkutan lebaran Tahun 2017 secara signifikan diprediksi akan terjadi pada angkutan udara yakni sebesar 9% dari tahun sebelumnya.

“Kami minta kepada operator bandara dan airlines untuk meningkatkan pelayanan kepada penumpang, salah satunya dengan memperpanjang waktu operasi bandara, kalau Soekarno Hatta sudah sampai pukul 12 malam, tetapi bandara di Yogyakarta, Semarang, Surabaya, Solo belum sampai jam segitu. Kami sudah mendapat persetujuan dari angkatan darat, angkatan udara dan angkatan laut terkait penambahan waktu operasi bandara,” jelas Budi, usai melakukan kunjungan kerja di Ternate, Selasa (9/5).

Selain itu, untuk mendukung kelancaran angkutan lebaran di bandara Soekarno Hatta, dia meminta untuk menghentikan sementara pekerjaan overlay landasan pacu (run way).

Gambar

“Bandara Soekarno Hatta kan ada overlay, kami minta selama lebaran itu dihentikan sehingga pergerakan penerbangan malam bertambah, jadi akan ada airline yang menambah slot penerbangan jika ada penambahan jam operasional bandara. Jadi ada kemungkinan kenaikan 9% akan bertambah lagi. Kenaikan ini dalam masa H-15 sampai H+15 lebaran,” ujarnya.

Diharapkan juga airlines untuk melakukan ramp check pesawat yaitu dengan melakukan tes terhadap hal-hal atau kondisi yang vital dari pesawat. Sampai saat ini sudah ada 50% jumlah pesawat yang telah dilakukan ramp check.

Terkait dengan angkutan kereta api, PT. KAI saat ini juga menambah armadanya sebanyak 6 trainset kereta. Penambahan armada ini diharapkan dapat meningkatkan kapasitas penumpang khususnya yang menggunakan kereta api sebagai angkutan mudik lebaran.

“Kita sudah berkoordinasi dengan PT. KAI (Persero), mereka sedang memesan 6 trainset kereta baru, dan kemarin sudah dapat keputusan tambahan 6 trainset dapat digunakan sehingga untuk rute Jakarta-Semarang paling tidak ada 6 trainset dikali berapa hari dan dikali 10 gerbong. Jumlah ini diharapkan cukup untuk meningkatkan dan memaksimalkan jumlah pemudik yang menggunakan angkutan kereta api,” tutupnya. (*)

No More Posts Available.

No more pages to load.

Siap