Kader Blusukan Sapa Warga dengan Nasi Tumpeng PDIP di Pamekasan

oleh
50.7K pembaca

Pamekasan, sketsindonews – Militansi kader Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) cukup besar. Di Hari Ulang Tahun ke 48, mereka blusukan kepada warga dengan memberikan ratusan nasi tumpeng yang sudah dikemasnya secara mini.

Kader PDIP Pamekasan jadi salah satu contoh dalam kegiatan tersebut. Di acara mereka bersatu, menampakkan keceriaan, tanpa keluh-kesah, meski pandemi Covid-19 mengungkung diri di tengah aktivitas masyarakat.

Kader mulai dari anak cabang hingga ranting, semringah dengan kegiatan tersebut. Namun sebelum pembagian nasi tumpeng, mereka terlebih dahulu menggelar istigasah. Mendoakan Indonesia aman dan sejahtera. Serta bebas dari belenggu kemiskinan.

Gambar

Acara yang dilaksanakan di Kantor PDIP Pamekasan di Jalan Pintu Gerbang, Kota Pamekasan, tersebut, dihadiri semua pengurus pengurus anak cabang dan ranting dengan tema, ‘Indonesia Berkepribadian dalam Kebudayaan’.

Gelaran HUT ini disambut baik oleh jajaran pengurus teras. Terlebih mereka dapat mengikuti acara seremonial rapat via zoom dengan jumlah peserta terbanyak.

“Di rapat kami mencetak rekor muri dengan peserta terbanyak via zoom meeting di tengah pandemi Covid-19,” kata Ketua PAC PDIP Pamekasan Abd Sukur dalam keterangannya, Minggu (10/1/2021).

Abd Sukur mengaku merasa puas karena partisipasi anggota sebagai pengurus masih dirasa cukup tinggi, meski di tengah pandemi Covid-19. Ia berterima kasih kepada semua pihak yang ikut terlibat dalam kegiatan tersebut.

“Di daerah mungkin acaranya sederhana, tapi tidak mengurangi substansi HUT,” ujarnya.

Terpisah, Ketua Umum PDIP Megawati Soekarnoputri mengingatkan seluruh kader partai untuk bergerak dalam satu barisan.

“Saya ingatkan kepada seluruh kader partai agar jangan pernah memunggungi rakyat. Jalankan intruksi ini, jangan jalan sendiri-sendiri, atau semaunya sendiri. Bergeraklah dalam satu rampak barisan perjuangan,” kata Megawati saat peringatan HUT ke 48 PDIP yang diadakan secara live streaming di Jakarta, Minggu (10/1/2021).

Menurut Megawati, militansi dan kesetiaan kader partai diuji, bukan hanya pada saat partai terpuruk. Malah justru pada saat PDIP menang dan menduduki posisi-posisi penting.

“Terutama saat palu kekuasaan digunakan untuk memutuskan perbaikan kehidupan rakyat, bangsa dan negara, yang sesuai dengan ideologi Pancasila,” tegasnya.

(nru/yht)

No More Posts Available.

No more pages to load.

Siap