Home / Artikel / Panen Padi di Tahun Baru Kecamatan Muara Telang dan Air Saleh Banyuasin

Panen Padi di Tahun Baru Kecamatan Muara Telang dan Air Saleh Banyuasin

Banyuasin, sketsindonews – Memasuki tahun baru 2018, kecamatan Muara Telang dan Air Saleh justru menyambutnya dengan panen padi. Kedua kecamatan tersebut memiliki areal sawah hampir 50.000 Ha yang sebagian sudah dipanen di bulan Desember lalu.

Dilaporkan ada 7 lokasi panen di dua Kecamatan tersebut dengan total luas panen mencapai 54 Ha. Produktivitas padi yang diperoleh berdasarkan hasil di lapangan berkisar antara 5,5-7,9 ton/Ha GKP. Panen di lokasi tersebut dihadiri oleh Petugas Lapang Upaya Khusus, Petugas POPT (Pengendali Organ Pengganggu Tanaman), Penyuluh pertanian, Babinsa serta petani setempat.

Petugas Upaya Khusus lapangan Kecamatan Muara Telang, Dwi Susilo, SP. menyampaikan bahwa panen di Kecamatan Muara Telang ibarat bola salju, setiap hari semakin luas sawah yang dipanen. “Tiada hari tanpa panen di Muara Telang,” ucapnya.

Dilaporkan juga bahwa aktivitas panen di Muara Telang dan Air Saleh sangat tergantung pada kondisi cuaca. Beberapa hari terakhir wilayah ini diliputi cuaca mendung dan bahkan hujan, sehingga tidak memungkinkan untuk melakukan panen pada kondisi cuaca seperti itu.

Selain itu, sebagai upaya mengamankan pertanaman padi di wilayahnya, petugas POPT-PHP Kabupaten Banyuasin intensif melakukan pengawasan terhadap gejala dan pengendalian terhadap serangan OPT (Organ Pengganggu Tanaman) jika ditemukan populasi dan intensitas serangan diatas ambang batas. Sehingga diharapkan petani mendapatkan hasil panen yang maksimal.

Pada kesempatan yang sama, Penanggung Jawab Upaya khusus Kementrian Pertanian untuk Kabupaten Banyuasin, Prof. Dr. Risfaheri dalam keterangan tertulisnya menyampaikan, walaupun musim panen kali ini sedikit terlambat di wilayah Banyuasin, namun diperkirakan capaian produksinya lebih tinggi dari tahun lalu karena luas tanam pada tahun ini juga mengalami peningkatan.

“Dengan menggeliatnya panen di sawah pasang surut Banyuasin, akan memberikan kontribusi signifikan terhadap poduksi padi di Sumsel. Sawah pasang surut merupakan pemasok utama produksi padi di Sumatra Selatan, salah satu daerah yang terluas berada di Banyuasin,” ujarnya.

(Edo)

Check Also

Politisi Gerindra M. Taufik, LSM Harus Awasi Sektor Pendapatan DKI Yang Menguap

Jakarta, sketsindonews – Pihak DPRD dalam menyusunan anggaran APBD DKI Jakarta yang mencapai 89,09 Trilyun …

Watch Dragon ball super