Home / Artikel / Roh Kudus Dicurahkan Untuk Semua Bangsa
Ilustrasi (Sumber: firman-tuhan.org)

Roh Kudus Dicurahkan Untuk Semua Bangsa

Kisah Para Rasul 10: 44-48

Renungan, sketsindonews – Pada minggu Pentakosta, minggu turunnya Roh Kudus, firman Tuhan mengajak kita memahami kehadiranNya di tengah kehidupan menusia dalam RohNya. Roh Kudus yang ikut bekerja sejak masa penciptaan (Kej. 1) terus ambil bagian hingga pada masa kini, pada berdirinya gereja mula-mula hingga pada perkembangan gereja saat ini. Roh Kudus membuat manusia memahami kerja Allah terhadap semua manusia. maka ketika Roh itu turun ke atas semua orang (ay 44), di situla nampak universalitas Allah yang terbuka secara luas pada semua orang.

Iman dan perbuatan Perwira Kornelius mempengaruhi hati sahabat-sahabatnya menjadi rindu akan kehadiran Tuhan dalam hidup mereka. Iman itu juga membuat Allah menyatakan kasihNya untuk semua bangsa, sehingga Allah tidak lagi terbatas hanya untuk bangsa pilihanNya. Dia telah keluar dari Allah yang ekslusif menjadi Allah yang terbuka, Allah yang memperkenalkan diri dalam Roh bagi semua kaum. Allah telah menjadi milik orang yang tidak dicatat dalam sejarah keselamatan bangsa Israel.

Dalam Yesaya 40:13 dikatakan; Siapa yang dapat mengatur Roh TUHAN atau memberi petunjuk kepada-Nya sebagai penasihat? Alah berkuasa untuk menetukan arah anugerahNya.

Roh sangat berkuasa mempengaruhi cara pandang kita terhadap orang lain dalam membangun persekutuan yang baik dan hidup.

Dengan Roh Tuhan kita dapat memahami kekurangan orang lain, sebab Roh membuat kita sekarakter dengan Yesus.

Dalam bahasa Yunani karakter berarti cap atau stempel, maka dengan pemenuhan Roh dalam diri manusia, manusia dapat menjadi stempel kristus di dunia.

Berbicara mengenai iman yang bertumbuh, yang dapat melihat esensi dibalik fenomena, sangat erat kaitannya dengan relasi yang orang percaya bangun dengan Tuhan.

Hubungan dengan Tuhan membuat kita peka.

Peka untuk dapat mengerti apa yang Tuhan ingin untuk kita mengerti – apa maksud Tuhan. Peka terhadap fenomena-fenomena yang terjadi dalam kehidupan kita sebagai orang percaya, yang kita percaya terjadi atas ijin-Nya (atas kehendak-Nya).

Satu hal yang penting, mari kita berkomitmen untuk membangun hubungan yang intens dengan Tuhan, beribadah kepada-Nya dengan tulus ikhlas dan dengan rela hati, sebab Ia berkenan ditemui oleh setiap orang yang mencari Dia (I Tawarikh 28:9).

Mari kita mulai hari dengan menyediakan waktu bersekutu dengan Tuhan, selagi ada waktu.

Yesaya 55:6 “Carilah Tuhan selama Ia berkenan ditemui; berserulah kepada-Nya selama Ia dekat!”Amin

(HKBP Ujung Menteng)

Check Also

Kalahkan Kejahatan Dengan Kasih Tuhan

Roma 12: 9-21 Renungan, sketsindonews – Kasih ini mesti dimulai dari dalam dulu, karena, tidak …

Watch Dragon ball super