1447 H
رمضان كريم
Marhaban Ya Ramadan
Semoga bulan suci ini membawa keberkahan, kedamaian, dan ampunan bagi kita semua.
✦ Mari sucikan hati, perbanyak ibadah, dan pererat silaturahmi ✦
Hengki Lumban Toruan
HENGKI LUMBAN TORUAN CEO & Founder Sketsa Indonesia

Hastag #GantiPresiden Ekspresi Demokrasi Atau Perlawanan

12.6K pembaca

Jakarta, sketsindonews – Aksi #2019 Ganti Presiden sebenarnya yang dinilai tidak mengedukasi masyarakat. Tanda itu dinilai hanya ekspresi keluh kesah hingga sebuah perlawanan walau itu bagian dari strategi pemenangan jelang pilpres atau Hastag#gantipresiden sebuah ekspresi pilpres yang semakin dekat.

“ini promosi doktrinisasi hingga masyarakat akan tertanam dalam benak hingga menggiring bukan pada penilaian pembenanaran yang penting ganti presiden dulu entah nantinya lebih baik atau tidak, itu lah hastag untuk menjadi booming”.

“Yang memviralkan hastag ini tidak memiliki gagasan baru. Saya menilai ini hanya bentuk keluh kesah yang tidak mendidik, tidak ada edukasi di dalamnya selain kebohongan,” kata Ketua Umum Jokowi Mania Nusantara Immanuel Ebenezer  dalam acara bertajuk Gerakan #2019TetapJokowi di Jakarta Pusat, Sabtu (23/4).

Gambar

Tetapi dalam sistem negara yang menganut demokrasi, menurut dia, adanya ekspresi semacam itu merupakan hal yang wajar.

“Saya kritik yang menyampaikan hastag 2019 ganti Presiden. Akan tetapi jika ditanya apakah gerakan ini demokratis? Tentu iya,” katanya.

Ebenezer menilai  Jokowi sebagai seorang Presiden yang tidak anti terhadap kritik. Sebaliknya, Jokowi merasa tidak nyaman kalau tidak ada orang yang mengkritik.

“Kita lihat, Jokowi ini Presiden yang tidak membangun dirinya sebagai seorang feodal. Kita lihat juga, dia sangat nyaman sekali dengan kritik, bahkan dia tidak nyaman jika tidak ada kritik,” kata dia.

Immanuel berharap sepanas apapun situasi dukung mendukung calon presiden, masyarakat harus tetap menahan diri dan saling menghormati.

“Apapun perbedaannya, kita harus tetap saling menghormati. Karena tujuan sesungguhnya dari demokrasi adalah membangun peradaban yang sejahtera,” kata dia.

reporter : inong

No More Posts Available.

No more pages to load.

Siap