Wisata Kebon Jaim Oleh Pemprov DKI Hanya Jadi Program Jaim

oleh
23.1K pembaca

Jakarta, sketsindonews – Wilayah Kelurahan Kebon Sirih Kecamatan Menteng Jakarta Pusat kini hanya memiliki kuliner ikonik Nasi Goremg Kambing dan Thamrin X, Kantor DPRD, Balai Agung DKI sepenuhnya kawasan Kebon Sirih, Jaksa, Sabang dan Wahid Hasyim kini disebut Kebon Bang Jaim perlahan kolap dari visiting para wisatawan bule dan lokal untuk menikmati kawasan konon katanya menjadi destinasi terintegrasi pariwisata.

“Faktanya, jalan Jaksa dan wilayah sekitarnya mati suri dari kehiruk pikukan wisata malam hari yang dulunya menjadi kebanggaan Kota Jakarta Pusat,” ujar Riki (37) warga Sabang, Kamis (27/02/20).

“Kita melihat guest house yang dimiliki warga sekitar kembali secara perlahan mati suri, cafe – cafe lokal tak lagi hidup oleh pengunjung pecinta tongkrongan anak muda,” ujarnya.

Gambar

Lanjut Riki, sejak pemerintah Provinsi membuat program Kebon Bang Jaim hingga kini dampak itu tak mengangkat harkat martabat kawasan terintegrasi pariwisata lokal dan mancanegara.

Hal ini akibat pemerintah tidak serius dalam menata kawasan sekitar untuk dilibatkan secara penuh selain menata konsep naturalisasi tempo doeloe yang terkenal menjadi pusat kuliner, serta para ekspatariat untuk mangkal.

“Kami sangat merindukan jaksa kembali menjadi kawasan pemberdayaan ekonomi warga dan wisata setelah puluhan tahun program Pemprov DKI hanya sifatnya temporer tanpa melakukan kesinambungan kawasan Kebon Bang Jaim justru menjadi “Jaim” beneran hanya “Jaga Image” hasilnya begini – begini saja,” tutup Riki.

(Nanorame)

No More Posts Available.

No more pages to load.

Siap