Gubernur Tinjau Pompa Air Bermasalah Picu Banjir di Sampang

oleh
Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa meninjau dua mesin pompa air bermasalah pemicu banjir wilayah Kota Sampang.
57.8K pembaca

Sampang, sketsindonews – Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa meninjau dua mesin pompa air bermasalah pemicu banjir wilayah Kota Sampang. Ke lokasi Gubernur Khofifah didampingi Wakil Bupati Sampang Abdullah Hidayat, dan Sekretaris Daerah Yuliadi Setiawan.

Dua mesin pompa tersebut berada di Jalan Delima dan Jalan Bahagia, Kota Sampang. Sebelumnya, meski sudah ditinjau Bupati Sampang Slamet Junaidi dan Wakil Gubernur Emil Elestianto Dardak, mesin pompa belum diperbaiki pihak terkait.

Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa mengatakan, sudah memantau langsung kondisi mesin pompa air bermasalah tersebut. Pihaknya berjanji akan segera melakukan perbaikan, dan banjir di wilayah kota bisa diminimalisir.

Gambar

“Kami mengupayakan perbaikan paling lama sampai tanggal 25 Desember, hingga bencana banjir tak terjadi lagi di wilayah Kota Sampang,” kata Gubernur Khofifah sebagaimana rilis yang diterima sketsindonews.com, Senin (21/12/2020).

Pasalnya, pemerintah setempat berang dengan keberadaan proyek pompa air milik Pemerintah Provinsi (Pemrov) Jawa Timur (Jatim), di beberapa titik Kota Sampang. Pemicunya mesin tidak berfungsi menyedot air. Akibatnya daerah di sekitar wilayah kota digenangi air. 

Penanganan genangan air selama ini hanya mengandalkan tiga pompa berkapasitas kecil, dari total lima pompa termasuk dua pompa induk. Sementara tudingan pemerintah setempat, pihak Unit Pelaksana Teknis (UPT) PSDA Wilayah Sungai Madura, terkesan tidak mau tahu atas kondisi dan keberadaannya. 

Padahal saat banjir akibat luapan sungai karena pompa air tak berfungsi maksimal, air masuk menerjang permukiman warga di enam kelurahan dan lima desa. Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Sampang menyatakan banjir terjadi karena hujan deras sehingga Sungai Kalikamuning meluap.

Wilayah kelurahan yang kebanjiran tersebut meliputi Kelurahan Karang Dalam, Dalpenang, Polagan, Banyuanyar, Gunung Sekar, dan Rongtengah.

Sementara desa yang terdampak banjir, meliputi Desa Pangelen, Banyumas, dan Paseyan, serta dua desa di Kecamatan Jrengik.

Sekedar diketahui, selepas meninjau mesin pompa air, Gubernur Khofifah kemudian mengagendakan membagikan bantuan paket sembako kepada dua bocah korban dampak banjir, di Desa Prajjan, Kecamatan Camplong, yakni inisial N dan J.

Kedua korban selain diberikan sembako, Khofifah juga memberikan uang tunai Rp10 juta, untuk mengurangi beban keluarga.

(nru/jkt/*)

No More Posts Available.

No more pages to load.

Siap