Dasco soal “Hidup Jokowi” Dinilai Sekadar Candaan Politik

oleh
Wakil Ketua DPR RI Sufmi Dasco Ahmad
24.2K pembaca

Pernyataan Wakil Ketua DPR RI Sufmi Dasco Ahmad yang meminta peserta sidang tidak meneriakkan “Hidup Jokowi” menjadi perbincangan di media sosial. Namun, sejumlah pihak menilai ucapan tersebut hanya candaan dalam konteks menjaga etika forum dan tidak perlu ditarik menjadi polemik politik.

Wakil Ketua Umum Pengurus Besar Serikat Mahasiswa Muslimin Indonesia (PB SEMMI) sekaligus Ketua Kornas Pemuda Timur, Sandri Rumanama, menilai candaan Dasco kepada Ketua DPR RI Puan Maharani tidak memiliki muatan politik seperti yang ditafsirkan sebagian publik.

Menurut Sandri, ucapan tersebut justru menggambarkan bahwa Presiden RI saat ini adalah Prabowo Subianto sehingga akan menimbulkan kesan lucu apabila ada peserta yang meneriakkan “Hidup Jokowi” dalam forum resmi.

Gambar

“Video ‘jangan teriak hidup Jokowi’ adalah candaan Pak Sufmi Dasco Ahmad ke Mbak Puan yang bermakna bahwa presiden saat ini Pak Prabowo, jadi lucu jika asal teriak hidup Jokowi,” kata Sandri dalam keterangannya, Kamis (21/5/2026).

Ia menjelaskan, suasana forum saat itu juga menunjukkan bahwa ucapan tersebut diterima sebagai candaan biasa. Hal itu terlihat dari respons peserta sidang yang disertai tepuk tangan.

“Bayangkan saja jika ada teriakan ‘Hidup Jokowi’ di ruangan itu, tentu bisa memunculkan multitafsir politik. Candaan itu juga disambut tepuk tangan peserta sidang, artinya secara etis masih wajar,” ujarnya.

Sandri meminta masyarakat tidak menggiring candaan tersebut menjadi konflik politik yang dapat memperkeruh hubungan antar elite nasional.

“Jangan dipelintir, apalagi sampai membenturkan kepentingan politik Prabowo, Jokowi, ataupun Ibu Mega,” katanya.

Ia menilai dalam perspektif komunikasi politik, candaan antarelite merupakan hal lumrah untuk mencairkan suasana sekaligus menjaga hubungan antarkelompok politik.

“Dalam teori komunikasi politik, hal seperti ini biasa terjadi. Justru candaan menjadi perekat komunikasi antar kelompok kepentingan,” tegasnya.

Sebelumnya, potongan video sidang yang memuat pernyataan Dasco tersebut ramai beredar di media sosial dan memunculkan berbagai tafsir politik di tengah dinamika hubungan elite nasional.

No More Posts Available.

No more pages to load.

Siap