Wakil Komandan Pusat Teritorial Angkatan Darat (Pusterad) Mayjen TNI Agus Prangarso memimpin Rapat Uji Naskah (UN) I Petunjuk Teknis (Juknis) Pertanian di lingkungan TNI AD serta Pedoman Keterampilan Jabatan (PKJ) 2 hingga 8 Kompi Pertanian dan Kompi Peternakan Batalyon Infanteri Teritorial Pembangunan (Yonif TP). Kegiatan berlangsung di Aula Gajah Mada Pusterad, Setu, Cipayung, Jakarta Timur, Kamis (25/6/2026).
Dalam arahannya, Mayjen TNI Agus Prangarso menegaskan bahwa Uji Naskah merupakan tahapan penting untuk menyempurnakan doktrin dan petunjuk teknis agar lebih aplikatif, berkualitas, dan sesuai dengan kebutuhan satuan di lapangan.
Ia meminta seluruh peserta memberikan masukan yang konstruktif terhadap konsep naskah yang telah disusun Kelompok Kerja (Pokja) Pusterad.
“Melalui forum ini kita membahas dan menyempurnakan Juknis Pertanian serta Pedoman Keterampilan Jabatan Kompi Pertanian dan Kompi Peternakan Yonif TP. Saya berharap seluruh peserta dapat memberikan masukan yang bermanfaat sehingga naskah yang dihasilkan benar-benar berkualitas dan dapat digunakan secara efektif oleh satuan,” ujarnya.
Mayjen TNI Agus Prangarso juga menekankan pentingnya keterlibatan akademisi, peneliti, praktisi, Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN), serta instansi teknis terkait dalam penyusunan petunjuk teknis bidang pertanian dan peternakan.
Menurutnya, kolaborasi dengan para ahli akan memperkaya substansi naskah sehingga lebih komprehensif, relevan, dan sesuai dengan perkembangan ilmu pengetahuan serta kebutuhan operasional di lapangan.
“Ke depan, pembahasan materi harus melibatkan personel yang memiliki kompetensi sesuai bidangnya. Dengan demikian, masukan yang diberikan lebih fokus dan produk yang dihasilkan dapat dipertanggungjawabkan secara akademis maupun praktis,” katanya.
Sebagai tindak lanjut, Pusterad akan melaksanakan pembahasan lanjutan dengan melibatkan berbagai pemangku kepentingan guna menyempurnakan substansi naskah sebelum ditetapkan menjadi produk resmi TNI AD.
Dalam kesempatan tersebut, Wadan Pusterad juga mengajak seluruh peserta untuk aktif menyampaikan saran tanpa memandang pangkat maupun jabatan.
“Saya tidak melihat pangkat dan jabatan. Yang terpenting adalah kualitas masukan yang diberikan. Jika ada saran yang dapat menyempurnakan naskah, silakan disampaikan secara terbuka atau tertulis kepada tim Pokja,” tegasnya.
Melalui penyusunan petunjuk teknis yang lebih komprehensif, TNI AD berharap dapat memperkuat pembinaan teritorial sekaligus mendukung program ketahanan pangan nasional melalui satuan Kompi Pertanian dan Kompi Peternakan Yonif Teritorial Pembangunan.











