Ketua Umum Barisan Relawan Jokowi Presiden (Bara JP), Willem Frans Ansanay, menyatakan dukungannya terhadap langkah Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Bahlil Lahadalia yang berkoordinasi dengan Danantara untuk melakukan pembenahan tata kelola di PT PLN (Persero).
Pernyataan tersebut disampaikan Willem Frans kepada wartawan di Jakarta, Sabtu (11/7/2026), menyusul sorotan publik terhadap dugaan persoalan dalam tata kelola pengadaan batu bara yang menjadi salah satu komponen penting dalam sistem ketenagalistrikan nasional.
Menurut Frans, sinergi antara Kementerian ESDM dan Danantara diperlukan untuk memperkuat transparansi, profesionalisme, dan sistem pengawasan di tubuh PLN.
“Bara JP mendukung Menteri ESDM Bahlil berkoordinasi dengan Danantara untuk melakukan pembenahan di tubuh PLN,” ujar Frans.
Ia menilai berbagai persoalan di sektor kelistrikan, termasuk gangguan pasokan dan pemadaman di sejumlah daerah, perlu dijadikan momentum untuk melakukan evaluasi menyeluruh terhadap tata kelola perusahaan.
Frans juga mengapresiasi langkah Menteri ESDM yang dinilai membuka ruang pemeriksaan terhadap dugaan persoalan dalam pengadaan batu bara.
Menurutnya, apabila ditemukan indikasi penyimpangan, proses hukum harus berjalan secara transparan sesuai ketentuan yang berlaku.
Selain itu, Bara JP mendorong pemerintah mengevaluasi jajaran direksi dan komisaris PLN guna memastikan seluruh pejabat perusahaan menjalankan tugas berdasarkan prinsip tata kelola perusahaan yang baik (good corporate governance).
“Apabila terdapat pejabat yang terbukti tidak mampu menjalankan tugas atau melakukan pelanggaran, maka harus ditindak sesuai aturan yang berlaku,” tegasnya.
Frans menambahkan, PLN merupakan perusahaan strategis yang berperan penting dalam menjaga ketahanan energi nasional. Karena itu, perusahaan harus dipimpin oleh sumber daya manusia yang berintegritas, profesional, dan mengutamakan kepentingan masyarakat.
Ia berharap langkah pembenahan yang dilakukan pemerintah mampu meningkatkan kepercayaan publik terhadap pengelolaan sektor ketenagalistrikan sekaligus memperkuat tata kelola badan usaha milik negara (BUMN).
Sejalan dengan Arahan Presiden
Frans menilai upaya pembenahan PLN sejalan dengan arahan Presiden Prabowo Subianto yang meminta seluruh pejabat dan penyelenggara negara melakukan pembenahan internal serta menindak setiap dugaan penyimpangan secara tegas.
Menurutnya, semangat reformasi tata kelola harus diterapkan di seluruh sektor strategis, termasuk energi, agar tercipta pemerintahan yang bersih, transparan, dan akuntabel.
“Semua pihak harus mendukung upaya pemerintah menciptakan tata kelola yang bersih, termasuk memastikan BUMN strategis seperti PLN dikelola secara profesional dan bertanggung jawab,” pungkas Frans.






