Gerai UMKM Syariah Sergai resmi dibuka di Jalan Negara Km 59, Desa Firdaus, Kabupaten Serdang Bedagai, Sumatera Utara, Jumat (24/7/2026). Kehadiran gerai ini diharapkan menjadi pusat pemasaran produk usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) lokal sekaligus menyediakan kebutuhan pokok dengan harga yang lebih terjangkau bagi masyarakat.
Peresmian gerai dirangkaikan dengan pemberian santunan kepada 70 anak yatim. Kegiatan tersebut dihadiri Ketua Dewan UMKM Sergai Budi, S.E., Manager UMKM Syariah Sergai Drs. H. Tamlih Nasution, Ketua SMSI Sergai Zuhari, tokoh agama H. Kisai Dalimunthe, Ketua BKPRMI Sergai Rusman Efendi Sinaga, tokoh masyarakat H. Bahrum Abbas, Wakil Ketua Al-Wasliyah Sergai H. Syamsul Batubara, serta masyarakat setempat.
Ketua Dewan UMKM Sergai, Budi, mengatakan kehadiran Gerai UMKM Syariah merupakan bentuk komitmen dalam memperkuat perekonomian masyarakat melalui pemberdayaan pelaku usaha lokal.
Menurut anggota DPRD Provinsi Sumatera Utara dari Fraksi Gerindra itu, gerai tersebut tidak hanya menjadi tempat pemasaran produk, tetapi juga membuka peluang pasar yang lebih luas bagi pelaku UMKM di Serdang Bedagai.
“Gerai ini bukan sekadar tempat berjualan, tetapi menjadi wadah bagi pelaku UMKM untuk memasarkan produknya. Semakin banyak produk lokal yang terserap pasar, semakin besar pula dampaknya terhadap pertumbuhan ekonomi masyarakat,” ujar Budi.
Ia menargetkan Gerai UMKM Syariah dapat berkembang dengan membuka cabang di seluruh kecamatan di Kabupaten Serdang Bedagai sehingga manfaatnya semakin dirasakan masyarakat.
“Kami berharap ke depan gerai ini hadir di setiap kecamatan. Dengan begitu, pelaku UMKM memiliki akses pemasaran yang lebih luas dan masyarakat lebih mudah mendapatkan kebutuhan pokok dengan harga terjangkau,” katanya.
Budi juga mengajak generasi muda untuk berani menjadi wirausaha dan memanfaatkan teknologi dalam mengembangkan usaha.
“Anak muda harus berani memulai usaha, memanfaatkan teknologi, mengembangkan kreativitas, serta bangga menggunakan dan memasarkan produk lokal. Jika UMKM berkembang, maka ekonomi daerah juga akan semakin kuat,” tegasnya.
Sementara itu, Manager UMKM Syariah Sergai, Drs. H. Tamlih Nasution, menjelaskan gerai tersebut mengusung konsep ekonomi syariah yang mengedepankan prinsip kemanfaatan, keadilan, dan keuntungan yang wajar.
Selain menjadi pusat pemasaran produk UMKM, gerai ini juga menyediakan berbagai kebutuhan pokok dengan harga yang lebih terjangkau, di antaranya Minyak Kita 1 liter seharga Rp18.000, beras 5 kilogram Rp77.500, beras 10 kilogram Rp155.000, gula pasir Rp18.000 per kilogram, telur ayam Rp2.000 per butir atau Rp50.000 per papan, serta berbagai merek minyak goreng dan mi instan dengan harga ekonomis.
Melalui konsep tersebut, Gerai UMKM Syariah Sergai diharapkan mampu menjadi penggerak ekonomi kerakyatan, memperluas pemasaran produk lokal, serta membantu masyarakat memperoleh kebutuhan pokok dengan harga yang lebih terjangkau.











