Program rehabilitasi jembatan dalam kegiatan TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-129 Tahun Anggaran 2026 yang dilaksanakan Kodim 1807/Sorong Selatan terus menunjukkan progres. Memasuki hari ke-13 pelaksanaan, Selasa (28/7/2026), pekerjaan rehabilitasi jembatan di Kampung Sesor, Distrik Wayer, telah mencapai 50 persen.
Pengerjaan dilakukan oleh personel Satgas TMMD bersama masyarakat setempat melalui semangat gotong royong. Jembatan tersebut merupakan akses utama yang menghubungkan warga menuju fasilitas pendidikan, layanan kesehatan, serta jalur distribusi hasil pertanian dan perkebunan.
Komandan Satgas TMMD ke-129 Kodim 1807/Sorong Selatan mengatakan pembangunan infrastruktur melalui program TMMD merupakan wujud nyata kemanunggalan TNI dengan rakyat dalam mendukung percepatan pembangunan di wilayah pedesaan.
Menurutnya, meski pekerjaan terus dipercepat, seluruh personel tetap mengutamakan kualitas konstruksi serta memperhatikan aspek keselamatan kerja agar hasil pembangunan dapat dimanfaatkan masyarakat dalam jangka panjang.
Sinergi antara prajurit TNI dan masyarakat menjadi faktor utama dalam mempercepat penyelesaian sasaran fisik sesuai target yang telah ditetapkan.
Selain membangun infrastruktur, TMMD ke-129 TA 2026 juga bertujuan meningkatkan kesejahteraan masyarakat melalui penguatan budaya gotong royong, mempererat kemanunggalan TNI dengan rakyat, serta mendorong pemerataan pembangunan hingga ke wilayah terpencil.
Setelah rehabilitasi jembatan selesai, akses transportasi masyarakat Kampung Sesor diharapkan menjadi lebih aman dan lancar sehingga dapat mendukung aktivitas ekonomi, pendidikan, serta pelayanan kesehatan di Distrik Wayer.
Program TMMD ke-129 TA 2026 mengusung tema “TMMD Satukan Langkah, Membangun Negeri dari Desa” sebagai bentuk pengabdian TNI Angkatan Darat dalam mendukung percepatan pembangunan nasional dan peningkatan kesejahteraan masyarakat.






