SMART Apresiasi Langkah Cepat Prabowo Tangani Karhutla di Kalimantan

oleh
Ketua Umum Serikat Muda Amanat Rakyat Indonesia (SMART) Yayan Efendi Septiadi menyampaikan apresiasi terhadap langkah cepat Presiden Prabowo Subianto dalam menangani karhutla di sejumlah wilayah Kalimantan.
13.2K pembaca

Ketua Umum Serikat Muda Amanat Rakyat Indonesia (SMART), Yayan Efendi Septiadi, mengapresiasi langkah cepat Presiden Prabowo Subianto dalam menangani kebakaran hutan dan lahan (karhutla) yang melanda sejumlah wilayah di Kalimantan.

Yayan menilai keputusan Prabowo untuk turun langsung ke lapangan dan mengonsolidasikan seluruh kekuatan negara menunjukkan kepemimpinan yang responsif dalam menghadapi persoalan lingkungan dan melindungi masyarakat terdampak.

“Serikat Muda Amanat Rakyat Indonesia sangat mengapresiasi langkah cepat Presiden Prabowo. Beliau tidak sekadar menerima laporan, tetapi turun langsung melihat kondisi di lapangan, memimpin rapat, meminta laporan situasi terkini, serta memastikan penanganan karhutla dilakukan secara cepat, tepat, terpadu, dan optimal,” ujar Yayan di Jakarta, Sabtu (23/8/2026).

Presiden Prabowo tiba di Bandara Internasional Supadio, Kabupaten Kubu Raya, Kalimantan Barat, pada Sabtu (22/8/2026). Setibanya di Kalimantan Barat, Prabowo langsung memimpin rapat penanganan karhutla di Lanud Supadio.

Dalam rapat tersebut, Presiden menerima laporan mengenai kondisi terkini karhutla serta langkah penanganan yang telah dilakukan pemerintah bersama TNI, Polri, pemerintah daerah, dan unsur terkait lainnya.

Menurut Yayan, salah satu hal yang patut diapresiasi adalah kecepatan Presiden dalam mengerahkan dan mengonsolidasikan kekuatan negara untuk mencegah sekaligus memadamkan karhutla.

Sehari sebelum kunjungannya ke Kalimantan, Presiden Prabowo juga telah menginstruksikan jajaran pimpinan TNI dan Polri untuk turun bersama pemerintah daerah dan masyarakat dalam menangani karhutla di sejumlah wilayah.

Pembagian tugas kepada jajaran TNI dan Polri dinilai dapat mempercepat koordinasi dan memastikan penanganan di berbagai wilayah berjalan secara terpadu.

Karhutla Bukan Persoalan Sektoral

Yayan menilai penanganan karhutla membutuhkan kolaborasi lintas sektor. Menurutnya, persoalan tersebut tidak dapat diselesaikan hanya oleh satu lembaga karena dampaknya mencakup lingkungan, kesehatan, keselamatan masyarakat, perekonomian, hingga transportasi.

“Ini menunjukkan bahwa Presiden memahami bahwa karhutla bukan persoalan sektoral. Penanganannya membutuhkan sinergi TNI, Polri, pemerintah pusat, pemerintah daerah, masyarakat, dan seluruh pemangku kepentingan,” katanya.

Ia menambahkan, koordinasi yang cepat dan terintegrasi penting untuk memastikan kebakaran dapat segera dikendalikan serta mencegah meluasnya dampak terhadap masyarakat.

Selain respons cepat, SMART juga mengapresiasi sikap Presiden yang meminta agar setiap pelanggaran hukum terkait karhutla ditindak sesuai ketentuan yang berlaku.

Menurut Yayan, penanganan karhutla tidak cukup hanya dengan memadamkan api. Pencegahan dan penegakan hukum harus dilakukan secara bersamaan agar kebakaran hutan dan lahan tidak terus berulang.

“Pemadaman itu penting, tetapi penegakan hukum juga sangat penting. Kalau memang ditemukan unsur pelanggaran hukum, harus diproses sesuai aturan. Jangan sampai masyarakat terus menjadi korban kabut asap dan kerusakan lingkungan, sementara penyebabnya tidak pernah disentuh secara serius,” tegasnya.

Yayan menilai langkah tersebut menunjukkan komitmen pemerintah dalam melindungi masyarakat sekaligus menjaga kelestarian lingkungan.

Ia juga menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang terlibat dalam upaya pencegahan dan pemadaman karhutla.

Yayan mengajak pemerintah, aparat, dunia usaha, masyarakat, dan seluruh pemangku kepentingan memperkuat kerja sama untuk mencegah terjadinya kebakaran hutan dan lahan.

“Mari kita bersatu dan bersama-sama mencegah karhutla demi kelestarian lingkungan dan keselamatan jiwa masyarakat,” pungkasnya.

No More Posts Available.

No more pages to load.

Siap