Bara JP Tegaskan Dukung Pemerintahan Prabowo-Gibran hingga 2029

oleh
Ketua Umum DPP Barisan Relawan Jalan Perubahan (Bara JP), Willem Frans Ansanay.
21.4K pembaca

Dewan Pimpinan Pusat Barisan Relawan Jalan Perubahan (DPP Bara JP) menegaskan komitmennya untuk tetap mendukung dan mengawal pemerintahan Presiden Prabowo Subianto dan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka hingga 2029.

Penegasan itu disampaikan Ketua Umum DPP Bara JP Willem Frans Ansanay melalui pernyataan sikap bernomor 021/B/EXT/DPP-BaraJP/VIII/2026. Pernyataan tersebut merespons pemberitaan dan video pernyataan Ketua Umum Projo Budi Arie Setiadi dalam sebuah acara temu relawan di Jakarta.

Bara JP menyatakan pandangan yang disampaikan Budi Arie merupakan sikap pribadi dalam kapasitasnya sebagai Ketua Umum Projo. Pernyataan tersebut, menurut Bara JP, tidak mewakili sikap organisasi maupun seluruh relawan pendukung Joko Widodo.

“Pernyataan Ketua Umum Projo tidak mewakili sikap Bara JP dan sikap relawan Jokowi lainnya. Masing-masing organ relawan Jokowi memiliki pemikiran dan pandangan yang beragam mengenai tema-tema kebangsaan yang sedang berkembang,” demikian pernyataan Willem Frans Ansanay.

Bara JP Klaim Tetap Kawal Pemerintahan

Bara JP menjelaskan, pertemuan relawan yang menjadi perhatian publik tersebut pada dasarnya membahas perkembangan Partai Solidaritas Indonesia (PSI), termasuk keterlibatan Presiden ke-7 RI Joko Widodo dalam sejumlah agenda konsolidasi partai di berbagai daerah.

Menurut Bara JP, dalam pertemuan tersebut Joko Widodo juga menyampaikan arahan kepada para relawan untuk tetap mendukung pemerintahan Prabowo-Gibran yang tengah menjalankan berbagai program untuk kepentingan masyarakat.

Arahan tersebut disebut menjadi bagian dari penutup acara temu relawan.

Bara JP kemudian menegaskan bahwa organisasi tersebut tetap berkomitmen mendukung pemerintahan Prabowo-Gibran hingga 2029.

Imbau Masyarakat Tidak Terprovokasi

Bara JP juga menyoroti sejumlah narasi yang beredar di media sosial yang mengaitkan organisasi tersebut dengan agenda politik pada 27 Agustus 2026.

DPP Bara JP mengecam penyebaran narasi yang dinilai provokatif dan mengaitkan organisasi tersebut dengan isu yang tidak sesuai dengan sikap resminya.

Bara JP mengimbau masyarakat tidak mudah terpengaruh informasi yang belum terverifikasi dan berpotensi memicu perpecahan.

“Kami mengimbau seluruh komponen bangsa untuk tetap menjaga dan mempererat persatuan dan kesatuan serta tidak terpancing oleh pihak-pihak yang ingin memecah belah persatuan nasional dan tidak ingin melihat Indonesia maju,” demikian pernyataan Bara JP.

Organisasi tersebut juga mengajak seluruh elemen masyarakat menjaga situasi nasional tetap kondusif serta mengedepankan persatuan dalam menghadapi dinamika politik dan kebangsaan.

No More Posts Available.

No more pages to load.

Siap