Kodaeral IV Terima Delegasi KNDU, Perkuat Diplomasi Pertahanan Indonesia-Korea Selatan

oleh
Komandan Kodaeral IV Laksamana Muda TNI Berkat Widjanarko menerima delegasi Korea National Defense University (KNDU) di Mako Kodaeral IV, Batam, Kamis (15 Oktober 2026), dalam rangka Studi Strategis Luar Negeri untuk memperkuat hubungan pertahanan kedua negara. (Sumber foto: dokumentasi Kodaeral IV)
8.5K pembaca

Komando Daerah TNI Angkatan Laut (Kodaeral) IV menerima kunjungan delegasi Korea National Defense University (KNDU) yang dipimpin Profesor Lee Soo Hun di Markas Komando (Mako) Kodaeral IV, Batam, Kamis (15 Oktober 2026). Pertemuan ini menjadi bagian dari Studi Strategis Luar Negeri (SSLN) untuk memperkuat hubungan pertahanan Indonesia dan Korea Selatan, khususnya di bidang keamanan maritim.

Komandan Kodaeral IV Laksamana Muda TNI Berkat Widjanarko menerima langsung delegasi tersebut. Ia didampingi sejumlah pejabat utama Kodaeral IV, termasuk Inspektur Kodaeral IV, Asisten Perencanaan (Asrena), Asisten Operasi (Asops), Asisten Personel (Aspers), Asisten Komunikasi dan Elektronika (Askomlek), Komandan Satuan Kapal Patroli (Dansatrol), serta Komandan Detasemen Intelijen Kodaeral IV.

Agenda diawali dengan penerimaan delegasi di ruang VIP Mako Kodaeral IV, kemudian dilanjutkan dengan diskusi di ruang rapat utama. Diskusi dipimpin Asisten Operasi Dankodaeral IV Kolonel Laut (P) Djawara Heny Twies Whimbo A., bersama sejumlah pejabat staf dan komandan kapal perang Republik Indonesia (KRI) di jajaran Satuan Kapal Patroli Kodaeral IV.

Dalam pertemuan tersebut, kedua pihak bertukar pandangan mengenai isu strategis pertahanan dan keamanan maritim. Pembahasan ini menjadi kesempatan untuk memperluas pemahaman tentang dinamika keamanan kawasan serta tantangan yang dihadapi negara-negara di wilayah Indo-Pasifik.

Bagi Kodaeral IV, isu keamanan maritim memiliki arti penting karena wilayah kerjanya mencakup Kepulauan Riau yang berada di posisi strategis dan berbatasan langsung dengan sejumlah negara. Kondisi geografis tersebut menuntut kesiapan TNI Angkatan Laut dalam menjaga keamanan laut, mendukung penegakan hukum, serta mengantisipasi potensi ancaman di kawasan perbatasan.

Melalui kunjungan ini, delegasi KNDU memperoleh gambaran mengenai pelaksanaan tugas Kodaeral IV dalam menjaga stabilitas keamanan maritim. Sebaliknya, pertukaran pengalaman dengan delegasi Korea Selatan membuka ruang untuk memahami perspektif masing-masing negara dalam menghadapi perkembangan lingkungan strategis.

Dialog antarmiliter dinilai penting untuk membangun komunikasi, memperkuat kepercayaan, dan membuka peluang kerja sama pertahanan yang lebih luas. Hubungan yang terjalin melalui kegiatan semacam ini juga dapat mendukung pemahaman bersama terhadap tantangan keamanan maritim di kawasan.

Kegiatan Studi Strategis Luar Negeri tersebut diharapkan semakin mempererat persahabatan Indonesia dan Korea Selatan serta memperkuat diplomasi pertahanan kedua negara.

Kodaeral IV menegaskan komitmennya untuk mendukung diplomasi pertahanan melalui dialog, kunjungan, dan pertukaran strategis dengan negara-negara sahabat. Upaya tersebut menjadi bagian dari pendekatan untuk menjaga stabilitas kawasan sekaligus memperkuat kerja sama di bidang keamanan maritim.

No More Posts Available.

No more pages to load.

Siap