Operasi Narkoba Kampung Ambon Berlanjut, 7 Orang Diamankan dan 3 Warga Terluka

oleh
Petugas kepolisian melakukan operasi pemberantasan narkoba di kawasan Kampung Ambon, Cengkareng, Jakarta Barat. Polisi mengamankan sejumlah orang dan barang bukti, sementara dugaan keterkaitan insiden penembakan serta pembacokan yang melukai tiga orang dengan operasi tersebut masih diselidiki. (Foto: Dokumentasi kepolisian/ANTARA)
3.8K pembaca

Operasi pemberantasan narkoba di kawasan Kampung Ambon, Cengkareng, Jakarta Barat, berlanjut pada Jumat (16/10/2026). Polisi masih mendalami dugaan perlawanan jaringan narkoba setelah muncul insiden pembakaran lapak, penembakan, dan pembacokan yang menyebabkan tiga orang terluka.

Operasi gabungan melibatkan Direktorat Tindak Pidana Narkoba Bareskrim Polri, Direktorat Narkoba Polda Metro Jaya, Badan Narkotika Nasional (BNN), serta unsur kepolisian lainnya.

Dalam penggerebekan pada Kamis (15/10/2026), petugas mengamankan tujuh orang yang hasil tes urinenya dilaporkan positif. Mereka selanjutnya menjalani pemeriksaan untuk mendalami dugaan keterlibatan dalam penyalahgunaan narkotika.

Kasubdit I Ditresnarkoba Polda Metro Jaya, Kompol Ardyan Yudo Setyantono, mengatakan petugas juga menyita sejumlah barang bukti, termasuk klip kecil yang diduga berisi sabu dan berbagai senjata tajam.

Pengamanan tersebut merupakan bagian dari upaya kepolisian memberantas peredaran narkoba di kawasan yang selama ini menjadi sasaran operasi.

Tiga Orang Terluka dalam Penembakan dan Pembacokan

Di tengah rangkaian operasi tersebut, insiden penembakan dan pembacokan terjadi pada Rabu (14/10/2026) sekitar pukul 16.00 WIB di Jalan Tanggul Timur, Cengkareng, Jakarta Barat.

Lokasi kejadian berada di seberang kawasan Kampung Ambon atau Kompleks Permata yang sebelumnya menjadi sasaran penggerebekan.

Kapolres Metro Jakarta Barat, Kombes Pol. Nasriadi, menjelaskan bahwa tiga korban sedang bersantai di tepi kali ketika sejumlah orang datang menggunakan kendaraan dan melakukan penyerangan.

Dua korban mengalami luka akibat senjata tajam di bagian lengan dan punggung. Satu korban lainnya mengalami luka pada telinga akibat senjata api.

Menurut keterangan kepolisian yang diberitakan pada 14 Oktober, ketiga korban telah dibawa ke rumah sakit dalam kondisi sadar dan dapat memberikan keterangan mengenai kronologi kejadian.

Belum ada keterangan terbaru yang dapat memastikan apakah seluruh korban telah menyelesaikan perawatan medis.

Polisi Periksa Proyektil dan Selidiki Dugaan Pembakaran

Polisi melakukan olah tempat kejadian perkara untuk mengumpulkan bukti dan mengidentifikasi pihak yang diduga terlibat dalam penyerangan.

Sejumlah proyektil ditemukan di lokasi dan akan diperiksa melalui uji balistik. Pemeriksaan tersebut diperlukan untuk mengetahui karakteristik amunisi serta membantu penyidik menelusuri senjata yang digunakan.

Selain penyerangan, polisi juga menyelidiki kebakaran yang terjadi pada sejumlah lapak yang diduga digunakan untuk aktivitas narkoba setelah petugas melakukan penertiban.

Kapolres Metro Jakarta Barat mengatakan penyidik masih mendalami apakah kebakaran tersebut sengaja dilakukan sebagai bentuk perlawanan terhadap operasi pemberantasan narkoba atau terjadi karena faktor lain.

Polisi juga belum memastikan apakah penembakan dan pembacokan memiliki hubungan langsung dengan penggerebekan di Kampung Ambon.

Karena itu, dugaan keterlibatan jaringan narkoba dalam kedua peristiwa tersebut masih memerlukan pembuktian melalui penyelidikan.

Polisi Masih Mendalami Hasil Operasi

Dalam perkembangan lain, petugas juga mengamankan delapan orang yang diduga hendak melakukan transaksi narkotika di kawasan Jalan Kristal Ujung, sekitar pinggir Kali Kapuk Pulo, Kelurahan Kedaung Kaliangke, Cengkareng, pada Rabu (14/10/2026) malam.

Menurut laporan kepolisian yang diberitakan pada 16 Oktober, petugas turut menyita lima sepeda motor dan tujuh telepon genggam untuk kepentingan penyelidikan.

Pengamanan delapan orang tersebut merupakan perkembangan terpisah dari penggerebekan yang dilaporkan mengamankan tujuh orang pada 15 Oktober. Data kedua operasi tidak boleh dijumlahkan sebagai satu kelompok tersangka tanpa konfirmasi kepolisian.

Rangkaian penindakan ini menunjukkan bahwa operasi pemberantasan narkoba di wilayah Jakarta Barat masih berlangsung. Meski demikian, hasil akhir pengungkapan jaringan, identitas pelaku penyerangan, dan hubungan insiden kekerasan dengan operasi narkoba masih menunggu keterangan resmi lebih lanjut.

Masyarakat diimbau tidak berspekulasi mengenai pihak yang bertanggung jawab sebelum penyidik mengumumkan hasil penyelidikan.

Sumber: detikNews dan ANTARA News — informasi mengenai perkembangan operasi pemberantasan narkoba Kampung Ambon, penanganan korban, serta penyelidikan insiden penembakan dan pembacokan, 14–16 Oktober 2026.

No More Posts Available.

No more pages to load.

Siap