TNI dan Australia Latihan Penjinakan Bom di Keris Woomera 2026

oleh
Prajurit TNI dan Angkatan Bersenjata Australia melaksanakan latihan penanganan bahan peledak dalam Latihan Gabungan Bersama Keris Woomera 2026 di Puslatpurmar 5 Baluran, Situbondo, Jawa Timur, Sabtu (17/10/2026). (Sumber: Puspen TNI)
1.9K pembaca

Prajurit Batalyon Zeni Tempur (Yonzipur) 5/ABW Kodam V/Brawijaya bersama Angkatan Bersenjata Australia (Australian Defence Force/ADF) menggelar latihan penanganan bahan peledak atau Explosive Ordnance Disposal (EOD) dalam Latihan Gabungan Bersama Keris Woomera 2026.

Latihan berlangsung di Pusat Latihan Tempur Marinir (Puslatpurmar) 5 Baluran, Situbondo, Jawa Timur, Sabtu (17/10/2026). Kegiatan ini bertujuan meningkatkan kemampuan prajurit dalam mengenali, menganalisis, dan menangani ancaman bahan peledak, termasuk alat peledak rakitan (Improvised Explosive Device/IED).

Dalam latihan tersebut, tim EOD TNI dan Australia menjalankan sejumlah prosedur penanganan ancaman. Materi latihan meliputi pemeriksaan dan pengamanan area, penanganan simulasi IED di medan berisiko, serta pemeriksaan ruangan di dalam bangunan.

Pelaksanaan latihan didukung kendaraan khusus penjinak bahan peledak atau kendaraan Jihandak serta perlengkapan milik Yonzipur 5/ABW. Penggunaan peralatan tersebut menjadi bagian dari prosedur untuk mendukung keselamatan personel selama latihan.

Perkuat Kerja Sama Pertahanan TNI-Australia

Latihan EOD dalam Keris Woomera 2026 menjadi sarana bagi prajurit TNI dan ADF untuk menyelaraskan prosedur serta meningkatkan kemampuan bekerja bersama dalam menghadapi ancaman bahan peledak.

Kegiatan ini juga menjadi bagian dari upaya meningkatkan profesionalisme prajurit zeni dan memperkuat interoperabilitas kedua angkatan bersenjata.

Melalui latihan bersama, TNI dan Australia diharapkan dapat memperkuat pemahaman taktis, koordinasi, serta kesiapan personel dalam melaksanakan tugas sesuai prosedur keselamatan.

Latihan Keris Woomera 2026 sekaligus mencerminkan kerja sama pertahanan Indonesia dan Australia dalam meningkatkan kapasitas prajurit melalui pertukaran pengetahuan dan latihan bersama.

Sumber: Pusat Penerangan TNI (Puspen TNI).

Autentikasi: Kabidpeninter Puspen TNI Kolonel Inf Agus Susanto, S.E., M.M.

No More Posts Available.

No more pages to load.

Siap