Hashim Djojohadikusumo Jadi Perhatian Publik, Ini Pernyataan yang Disorot

oleh
Hashim Djojohadikusumo saat menghadiri Rapimnas Kadin Indonesia di Jakarta. Ia memberikan klarifikasi mengenai isu pembagian HP gratis dan rencana pembukaan rekening bank bagi masyarakat. Sumber foto: ANTARA/Rizka Khaerunnisa.
4K pembaca

Nama Hashim Djojohadikusumo kembali menjadi perhatian publik setelah pernyataannya mengenai rencana pembukaan rekening bank gratis bagi masyarakat ramai diperbincangkan. Isu tersebut sebelumnya berkembang menjadi kabar mengenai pembagian telepon seluler (HP) gratis untuk seluruh warga Indonesia.

Hashim akhirnya memberikan klarifikasi dalam Rapat Pimpinan Nasional (Rapimnas) Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Indonesia di Hotel Borobudur, Jakarta, Kamis (29/10/2026).

Dalam kesempatan tersebut, Hashim menegaskan bahwa pemerintah bukan sedang merencanakan pembagian HP gratis kepada masyarakat, melainkan pembukaan rekening bank tanpa biaya bagi warga berusia 17 tahun ke atas.

“Saya dikutip bahwa setiap warga akan dapat HP gratis. Bukan,” ujar Hashim sebagaimana diberitakan ANTARA.

Pernyataan itu menjadi sorotan karena sebelumnya Hashim sempat menyampaikan informasi mengenai rencana penyediaan telepon genggam yang terhubung dengan rekening digital dalam Prasasti Indonesia Policy Forum 2026 pada 13 Oktober 2026.

Awal Mula Isu HP Gratis

Perhatian terhadap Hashim bermula dari paparannya dalam Prasasti Indonesia Policy Forum 2026 di Jakarta, Selasa (13/10/2026).

Saat itu, Hashim menyampaikan gagasan digitalisasi penyaluran bantuan pemerintah melalui rekening digital. Dalam paparannya, ia menyebut masyarakat akan mendapatkan perangkat telepon genggam yang terhubung dengan rekening digital untuk menerima dana bantuan.

Pernyataan tersebut kemudian diberitakan sebagai rencana pemerintah membagikan HP gratis kepada masyarakat.

Informasi itu berkembang luas karena dikaitkan dengan kemungkinan perubahan mekanisme penyaluran bantuan sosial (bansos), yang selama ini dilakukan melalui sejumlah saluran pembayaran.

Namun, perkembangan berikutnya menunjukkan adanya perbedaan antara pernyataan awal Hashim dan penjelasan pemerintah mengenai program yang sedang disiapkan.

Airlangga Hartarto Ikut Memberikan Penjelasan

Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto sebelumnya juga memberikan penjelasan mengenai kabar pembagian HP gratis.

Pada 20 Oktober 2026, Airlangga menyatakan bahwa pemerintah tidak pernah membahas rencana pembagian telepon seluler gratis kepada masyarakat.

Menurut Airlangga, program yang disiapkan pemerintah berkaitan dengan pembukaan rekening bank secara massal untuk memperluas akses masyarakat terhadap layanan keuangan.

Hashim kemudian kembali memperjelas pernyataannya dalam Rapimnas Kadin pada 29 Oktober 2026. Ia menyebut rekening bank gratis tersebut ditujukan kepada masyarakat berusia 17 tahun ke atas.

Rekening Gratis untuk Memperluas Akses Perbankan

Hashim menjelaskan, pembukaan rekening bank secara massal diharapkan dapat menjangkau masyarakat yang belum memiliki akses terhadap layanan perbankan.

Ia menyebut sekitar 30 persen masyarakat Indonesia atau sekitar 60 juta orang dari total 200 juta penduduk dewasa belum memiliki rekening bank.

Melalui program tersebut, pemerintah diharapkan dapat memperluas inklusi keuangan sekaligus meningkatkan ketepatan penyaluran bantuan sosial.

Hashim juga menjelaskan bahwa bantuan pemerintah, termasuk bansos dan bantuan langsung tunai (BLT), diharapkan dapat disalurkan langsung ke rekening masyarakat.

Dengan mekanisme tersebut, penyaluran bantuan diharapkan menjadi lebih tepat sasaran dan dapat mengurangi ketergantungan pada sistem distribusi tunai.

Bagaimana Kepastian Program Tersebut?

Meski Hashim telah memberikan klarifikasi, masyarakat tetap perlu menunggu penjelasan teknis dari pemerintah mengenai pelaksanaan program pembukaan rekening massal.

Sejumlah hal masih perlu diperjelas, mulai dari mekanisme pendataan calon penerima, proses pembukaan rekening, bank yang terlibat, hingga tahapan pelaksanaan program.

Karena itu, masyarakat sebaiknya tidak langsung menganggap kabar pembagian HP gratis sebagai program bantuan pemerintah yang telah dipastikan berjalan.

Perkembangan pernyataan Hashim memperlihatkan bahwa isu tersebut sebenarnya berkaitan dengan upaya memperluas akses perbankan dan digitalisasi penyaluran bantuan sosial.

Klarifikasi terbaru ini sekaligus menjadi penegasan bahwa pembukaan rekening bank gratis dan pembagian perangkat telepon genggam merupakan dua hal yang perlu dibedakan.

Masyarakat diimbau mengikuti informasi melalui kanal resmi pemerintah agar tidak keliru memahami kebijakan yang masih memerlukan penjelasan lebih lanjut.

Sumber Berita:

  1. ANTARA News – Soal Rekening Massal, Hashim Tegaskan Tak Pernah Sebut Bagi HP Gratis (29 Oktober 2026). https://www.antaranews.com/berita/5820043/soal-rekening-massal-hashim-tegaskan-tak-pernah-sebut-bagi-hp-gratis
  2. detikFinance – Hashim Luruskan soal HP Gratis: Warga 17 Tahun Diberikan Rekening Bank (29 Oktober 2026). https://finance.detik.com/berita-ekonomi-bisnis/d-8729621/hashim-luruskan-soal-hp-gratis-warga-17-tahun-diberikan-rekening-bank
  3. ANTARA News – Airlangga Tegaskan Pemerintah Tidak Pernah Bahas Pembagian HP Gratis (20 Oktober 2026). https://www.antaranews.com/berita/5799209/airlangga-tegaskan-pemerintah-tidak-pernah-bahas-pembagian-hp-gratis
  4. ANTARA News – Rencana HP Gratis dari Pemerintah, Siapa yang Berhak Menerima? (15 Oktober 2026). https://www.antaranews.com/berita/5787349/rencana-hp-gratis-dari-pemerintah-siapa-yang-berhak-menerima
  5. Metro TV News – Hashim Klarifikasi Isu HP Gratis dalam Program Rekening Massal (29 Oktober 2026). https://www.metrotvnews.com/read/kBVClXgR-hashim-klarifikasi-isu-hp-gratis-dalam-program-rekening-massal

No More Posts Available.

No more pages to load.

Siap