Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bekasi membuka 573 lowongan pekerjaan melalui Job Fair Virtual Kabupaten Bekasi Tahun 2026 Batch III. Kegiatan yang melibatkan 27 perusahaan tersebut digelar di Hotel Le Premier, Kota Deltamas, Cikarang Pusat, Kamis (5/11/2026).
Program ini menjadi salah satu upaya pemerintah daerah memperluas kesempatan kerja sekaligus meningkatkan penyerapan tenaga kerja lokal, khususnya bagi masyarakat Kabupaten Bekasi.
Bupati Bekasi Asep Surya Atmaja mengatakan, kegiatan job fair virtual tersebut diharapkan dapat mempertemukan kebutuhan tenaga kerja perusahaan dengan masyarakat yang sedang mencari pekerjaan.
“Alhamdulillah, hari ini kita membuka 573 lowongan pekerjaan dari 27 perusahaan. Tadi saya juga langsung secara online menerima para pencari kerja asal Kabupaten Bekasi yang ingin mendapatkan pekerjaan,” ujar Asep.
Menurutnya, potensi kawasan industri di Kabupaten Bekasi perlu dioptimalkan agar keberadaan perusahaan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat sekitar.
Pemkab Bekasi juga berencana melakukan kunjungan ke sembilan kawasan industri untuk mendorong lebih banyak perusahaan berpartisipasi dalam program penyerapan tenaga kerja lokal.
Langkah tersebut diharapkan dapat memperluas peluang kerja sekaligus meningkatkan keterlibatan perusahaan dalam kegiatan bursa kerja.
Pengangguran Kabupaten Bekasi Masih Menjadi Perhatian
Asep mengungkapkan, tingkat pengangguran di Kabupaten Bekasi masih mencapai 8,78 persen. Kondisi tersebut menjadi perhatian pemerintah daerah mengingat Kabupaten Bekasi merupakan salah satu wilayah dengan kawasan industri besar di Jawa Barat.
Karena itu, pemerintah daerah terus mendorong kolaborasi dengan pengelola kawasan industri dan perusahaan agar pertumbuhan sektor industri dapat berjalan seiring dengan peningkatan kesempatan kerja bagi masyarakat.
Pemkab Bekasi juga mengajak perusahaan menerapkan proses rekrutmen yang objektif dan transparan dengan tetap memperhatikan kompetensi serta kualifikasi calon tenaga kerja.
Kemnaker Tekankan Pentingnya Kompetensi
Kepala Pusat Pasar Kerja Kementerian Ketenagakerjaan RI, R. Nurhidajat, yang menghadiri kegiatan tersebut, menekankan pentingnya keterampilan atau kompetensi bagi para pencari kerja.
Menurutnya, job fair tidak hanya menjadi sarana memperoleh informasi lowongan pekerjaan, tetapi juga membantu pencari kerja mengetahui kemampuan yang dibutuhkan dunia industri.
Ia menjelaskan, pemerintah menyediakan fasilitas balai latihan kerja untuk membantu masyarakat meningkatkan keterampilan sesuai kebutuhan perusahaan.
Kemnaker juga mendorong pelaksanaan pelatihan kerja yang dirancang berdasarkan kebutuhan industri atau tailor-made training. Program tersebut diharapkan dapat mengurangi kesenjangan antara kompetensi pencari kerja dan kebutuhan perusahaan.
Dengan peningkatan keterampilan, peluang masyarakat untuk memenuhi kualifikasi pekerjaan di sektor industri diharapkan semakin terbuka.
Pencari Kerja Diminta Memperhatikan Persyaratan
Pemkab Bekasi berharap masyarakat dapat memanfaatkan informasi lowongan pekerjaan yang tersedia melalui kegiatan Job Fair Virtual Batch III.
Para pencari kerja perlu memperhatikan persyaratan setiap posisi, menyiapkan dokumen lamaran, serta memastikan informasi pendaftaran melalui kanal resmi penyelenggara.
Melalui kolaborasi pemerintah daerah, Kementerian Ketenagakerjaan, pengelola kawasan industri, dan perusahaan, upaya memperluas kesempatan kerja di Kabupaten Bekasi diharapkan dapat berjalan secara berkelanjutan.
Sumber Berita:
- Pemerintah Kabupaten Bekasi: https://bekasikab.go.id/buka-573-loker-dari-27-perusahaan-bupati-asep-kawal-langsung-job-fair-virtual-batch-3
- Prokopim Kabupaten Bekasi: https://prokopim.bekasikab.go.id/konten.php?baca=judul-berita&judul=pemkab-bekasi-dorong-penyerapan-tenaga-kerja-lokal-573-lowongan-dibuka-melalui-job-fair-virtual
- Kementerian Ketenagakerjaan melalui publikasi Pemkab Bekasi: https://bekasikab.go.id/job-fair-virtual-kabupaten-bekasi-kemnaker-tekankan-pentingnya-skill-tenaga-kerja






